Harry Kane Cetak Sejarah Saat Bayern Hancurkan Atalanta 4-1
Bayern Munich menegaskan status mereka sebagai kandidat kuat juara Liga Champions UEFA musim ini setelah melumat wakil Italia, Atalanta, dengan skor 4-1 pada leg kedua babak 16 besar di Allianz Arena. Kemenangan ini melengkapi dominasi total raksasa Bavaria tersebut dengan keunggulan agregat telak 10-2.
Malam itu menjadi panggung bersejarah bagi sang kapten, Harry Kane, yang tidak hanya memimpin timnya menuju perempat final, tetapi juga mengukir catatan emas di kompetisi elit Eropa ini.
Harry Kane 50 Gol
Bayern langsung mengambil kendali permainan sejak peluit pertama dibunyikan. Tekanan konstan tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-25 ketika wasit menunjuk titik putih setelah bek Atalanta, Giorgio Scalvini, dianggap melakukan handball.
Baca juga: Bayern Munich Hancurkan Atalanta 6-1
Harry Kane sempat mengalami momen menegangkan saat eksekusi penalti pertamanya ditepis oleh Marco Sportiello. Namun, VAR menunjukkan sang kiper bergerak lebih dulu meninggalkan garis gawang.
Pada kesempatan kedua, Kane tidak melakukan kesalahan dan mengonversi penalti menjadi gol pembuka. Ini merupakan gol ke-50 Kane di Liga Champions, menjadikannya pemain Inggris pertama yang mencapai angka tersebut.
Serangan Kilat di Babak Kedua
Meski Atalanta sempat memberikan perlawanan melalui peluang Mario Pasalic yang ditepis apik oleh Jonas Urbig, Bayern tampil semakin menggila di babak kedua.
Hanya dalam kurun waktu sembilan menit setelah jeda, Kane mencetak gol keduanya malam itu lewat aksi individu menawan, memutar badannya di dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan ke pojok atas gawang.
Tak lama berselang, talenta muda Lennart Karl (18) memperlebar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-56, menjadikannya pemain Jerman termuda yang mencetak gol dan assist dalam satu laga Liga Champions.
Luis Diaz menambah penderitaan tim tamu pada menit ke-70 melalui sontekan chip yang melewati Sportiello setelah menerima umpan matang dari Karl. Atalanta hanya mampu membalas lewat sundulan Lazar Samardzic di menit ke-85, namun gol tersebut hanyalah sekadar hiburan kecil di tengah dominasi tuan rumah.
Baca juga: Palladino Tak Kapok Usai Atalanta Dibantai 1-6 leh Bayern
Rekor Pemain Termuda Bayern
Selain hujan gol, pertandingan ini juga menjadi momen bersejarah bagi bek muda Filip Pavic. Masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua, Pavic resmi menjadi pemain termuda yang pernah membela Bayern di ajang Liga Champions pada usia 16 tahun dan 58 hari, memecahkan rekor klub sebelumnya.
Hasil ini memastikan Bayern melaju ke babak delapan besar untuk menghadapi ujian sesungguhnya: sang raja Eropa, Real Madrid. Duel dua raksasa ini diprediksi akan menjadi final dini yang paling dinantikan oleh para pecinta sepak bola dunia pada bulan April mendatang.