Instruksi Tegas Pep Guardiola: Lupakan Klasemen, Fokus Taklukkan Galatasaray
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan pesan yang sangat jelas kepada skuadnya menjelang laga penutup fase liga Liga Champions yang krusial melawan Galatasaray: hentikan spekulasi matematika tentang posisi delapan besar dan fokuslah sepenuhnya untuk meraih kemenangan di lapangan.
Di tengah badai krisis musim dingin yang melanda Etihad, City kini berada dalam posisi yang tidak biasa. Duduk di peringkat ke-11 klasemen sementara, City secara teknis masih memiliki peluang untuk menembus delapan besar guna mendapatkan tiket otomatis ke babak 16 besar. Namun, alih-alih membiarkan para pemainnya terjebak dalam menghitung permutasi gol dan hasil di stadion lain, Guardiola ingin timnya kembali ke dasar permainan mereka.
Lupakan Klasemen
Guardiola tampak tenang namun tegas. Ia menyadari bahwa suasana ruang ganti sedikit terganggu oleh kebisingan media mengenai peluang City terlempar ke babak playoff.
"Saya lebih suka memiliki lebih banyak (poin) tetapi ini adalah apa yang pantas kami dapatkan. Kami perlu fokus dan mencoba memenangkan pertandingan kami, lalu melihat posisi akhir kami," kata Guardiola.
Baca juga: Skuad Manchester City Ganti Rugi Tiket Fans Usai Dibantai Bodo/Glimt
Manajer asal Catalan itu menekankan bahwa mencoba menghitung selisih gol di tengah pertandingan hanya akan memicu kecemasan.
"Kita akan melihat hasilnya dalam 10 menit terakhir dan kemudian kita akan melihat (apa yang perlu dilakukan tentang selisih gol). Kita harus fokus pada permainan kita, itu kuncinya. Kami akan mencoba untuk menang besok,” tegasnya.
Menghadapi Ancaman Sang Kuda Hitam
Galatasaray datang ke Manchester bukan sebagai turis. Raksasa Turki tersebut memiliki motivasi tinggi untuk mengamankan posisi mereka sendiri di fase gugur. Guardiola memberikan pujian tinggi kepada tim asuhan Okan Buruk, terutama ketajaman Victor Osimhen dan kembalinya sosok-sosok familiar seperti Leroy Sané dan Ilkay Gündogan ke Etihad.
"Galatasaray memimpin liga Turki dan semua pemain mereka luar biasa. Kualitas yang mereka miliki... Kita harus melakukan upaya luar biasa bersama para penggemar kita,” tamba Guardiola.
"Saya berterima kasih kepada mereka berdua (Gundogan dan Sane). Kontribusi yang luar biasa dan orang-orang yang menyenangkan, dan saya senang melihat mereka kembali besok.”
"Dia (Ilkay Gundogan) berada di sini lebih lama daripada Leroy, tetapi Leroy memberi kami sesuatu yang unik. Dia adalah pemain spesial dan memiliki hubungan dengan Kevin (De Bruyne).”
"Gundogan adalah kapten di musim peraih treble dan sosok yang luar biasa. Pemain hebat dalam pertandingan-pertandingan besar. Hebat."
Baca juga: Guardiola Sebut Skuad Man City Rapuh Kalah Lawan Bodo
Kondisi Skuad City
Kabar baik bagi pendukung City, Pep mengonfirmasi bahwa Erling Haaland dan Phil Foden berada dalam kondisi bugar untuk memimpin lini serang.
Eksperimen taktis kemungkinan besar akan dilakukan di lini tengah untuk menutupi absennya Rodri yang absen akibat kartu merah saat kalah melawan Bodo/Glimt. Serta lini belakang yang dibekap cedera. Guardiola berharap kedisiplinan taktis akan menjadi kunci untuk meredam permainan transisi Galatasaray yang sangat cepat.
Laga malam nanti di Etihad bukan sekadar soal posisi di klasemen, melainkan ujian mental bagi Manchester City untuk membuktikan bahwa mereka masih merupakan kekuatan yang patut ditakuti di Eropa, terlepas dari segala kebisingan matematika yang ada.