Bek tengah Manchester City, Josko Gvardiol, secara terbuka mengungkapkan harapannya agar timnya mendapatkan keberuntungan yang mereka butuhkan saat mereka berusaha keras untuk mengamankan tempat di babak 16 besar Liga Champions UEFA. Jelang pertandingan Matchday Kelima melawan Bayer Leverkusen di Etihad Stadium, Gvardiol menekankan bahwa faktor keberuntungan kini bisa menjadi penentu di tengah persaingan ketat Fase Liga yang baru.

City, yang saat ini duduk di posisi keempat klasemen Liga Champions dengan 10 poin dari empat pertandingan, berada di jalur yang tepat untuk finis di delapan besar dan langsung lolos ke babak 16 besar. Namun, format liga yang baru dan padat, di mana hanya delapan tim teratas yang lolos otomatis, membuat The Citizens tidak boleh lengah, terutama setelah sempat menunjukkan performa yang kurang meyakinkan di awal kompetisi.

Mencari Faktor X di Tengah Badai Cedera

Gvardiol, yang telah menjadi pilar di lini belakang Pep Guardiola, mengakui bahwa meskipun kualitas tim sudah terbukti, dalam kompetisi sekelas Liga Champions, terkadang ada faktor-faktor di luar kendali yang sangat dibutuhkan.

Baca juga: Ederson Akui Tak Bahagia di Man City Gara-Gara Cedera Ganggu Performa

“Kami sudah menunjukkan kualitas kami, dan kami tahu betapa bagusnya kami. Namun, seperti yang Anda lihat, setiap pertandingan di Liga Champions sangat sulit,” ujar Gvardiol kepada media klub menjelang laga kandang krusial melawan Leverkusen.

“Terkadang kita membutuhkan sedikit keberuntungan dalam segala hal yang kita lakukan,” kata Gvardiol kepada TNT Sports.

“Kami punya kualitas, kami tahu cara bermain dan cara bermain. Bahkan dengan manajer, ia sudah melakukan separuh pekerjaan, bahkan lebih. Saya pikir sedikit keberuntunganlah yang kita butuhkan.”

Pernyataan Gvardiol ini muncul di tengah jadwal padat dan masalah cedera yang menghantam skuad City musim lalu, serta menyusul kekalahan domestik yang mengejutkan dari Newcastle United di Premier League. Konsistensi menjadi tantangan, dan Gvardiol tahu bahwa di tengah perjuangan untuk memulihkan momentum, margin of error mereka di Eropa semakin tipis.

"Sedikit keberuntungan. Saya rasa itulah yang kami tidak miliki musim lalu, tentu saja, tapi saya juga berpikir musim ini kami lebih tajam dan lebih siap secara mental dibandingkan musim sebelumnya,” tambahnya.

Tantangan dan Ambisi

Pertandingan melawan Bayer Leverkusen, tim yang kini ditangani oleh Kasper Hjulmand dan sedang berada di jalur kebangkitan, akan menjadi ujian sesungguhnya bagi mentalitas City. 

Leverkusen, yang sempat tampil buruk di awal musim, kini telah memenangkan tujuh dari sembilan pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk kemenangan penting di Liga Champions.

Baca juga: Hadiah Laga ke-1.000, Guardiola Puji Doku Usai Man City Hajar Liverpool 3-0

Bagi City, kemenangan akan memastikan tiket mereka ke fase gugur, setidaknya melalui jalur play-off, dan akan memperkuat posisi mereka di empat besar. 

"Saya penuh ambisi. Saya masih muda, dan tentu saja, saya ingin memenangkan Liga Champions," ujarnya.

"Kami sadar betapa sulitnya memenangkannya. Semua tim terbaik ikut serta, tetapi suatu hari nanti, akan menyenangkan untuk memenangkan trofi ini."

Kini, The Citizens harus mengandalkan kombinasi kualitas dunia, arahan taktis dari Pep Guardiola, dan harapan tulus Josko Gvardiol untuk sedikit keberuntungan, demi mengunci tempat mereka di perburuan gelar juara Eropa.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!