Enrique Sesalkan PSG Gagal Cetak Gol Lebih Banyak Lawan Liverpool
Paris Saint-Germain mengamankan modal berharga pada leg pertama perempat final Liga Champions, namun pelatih Luis Enrique mengaku tidak sepenuhnya puas meski menang 2-0 atas Liverpool di Parc des Princes semalam.
Dua gol kemenangan Les Parisiens masing-masing dicetak oleh Désiré Doué pada menit ke-11 melalui tendangan yang terdefleksi, serta aksi brilian Khvicha Kvaratskhelia pada babak kedua. Meski dominan, Enrique menilai timnya seharusnya bisa mengakhiri pertandingan dengan skor yang lebih telak.
Dominasi Tanpa Ampun
Statistik menunjukkan jurang perbedaan yang nyata di lapangan. Liverpool, di bawah asuhan Arne Slot, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Sebaliknya, PSG terus menerus menggempur pertahanan The Reds yang dikawal Giorgi Mamardashvili.
Baca juga: PSG Tak Terbendung, Doué dan Kvaratskhelia Kalahkan Liverpool 2-0
"Saya rasa kami pantas mendapatkan hasil ini. Ini pertandingan yang sangat sulit, sangat ketat, terutama di babak pertama,” kata Enrique.
“Suasana di dalam stadion malam ini luar biasa. Saya rasa kami bermain sebaik yang dinyanyikan para pendukung kami dan itu tidak mudah! Sekarang saatnya menikmati kemenangan ini, melakukan pemulihan, beristirahat, dan memikirkan pertandingan balasan di Liverpool."
Penyesalan Enrique merujuk pada beberapa peluang emas yang gagal dikonversi, termasuk upaya Ousmane Dembélé yang membentur tiang gawang serta penyelamatan gemilang Mamardashvili terhadap peluang Doué dan Achraf Hakimi.
“Di babak kedua kami menciptakan banyak peluang. Sayang sekali karena saya rasa kami bisa mencetak setidaknya satu gol lagi, tetapi itulah sepak bola dan kita harus menerimanya,” tamba Enrique.
Tantangan di Anfield
Ketidakpuasan Enrique bukan tanpa alasan. Ia sadar betul bahwa keunggulan dua gol belum menjamin tiket semifinal, mengingat sejarah Liverpool yang kerap melakukan comeback dramatis di Anfield.
“Kami akan menuju Liverpool dengan tujuan untuk menang, seperti biasa. Ini akan sulit karena Anfield adalah stadion yang sangat sulit untuk dimainkan,” jelas Enrique.
“Tetapi dengan tim ini, kami akan berusaha bermain sebaik mungkin, dan itu berarti menyerang sepanjang pertandingan!"
Di sisi lain, manajer Liverpool Arne Slot mengakui timnya beruntung tidak kalah dengan skor lebih besar. Tanpa diperkuat Mohamed Salah yang hanya duduk di bangku cadangan, Liverpool tampak kesulitan mengimbangi kecepatan transisi PSG yang dimotori oleh Joao Neves dan Vitinha di lini tengah.
Baca juga: Slot Akui Liverpool Beruntung Kalah 2-0 dari PSG, Masih Optimis Balas di Anfield
Khvicha Kvaratskhelia terpilih sebagai pemain terbaik setelah performa impresifnya di sisi sayap. Golnya pada menit ke-65, hasil dari umpan terobosan Joao Neves, menunjukkan ketenangan luar biasa saat ia mengecoh lini belakang Liverpool sebelum menceploskan bola ke gawang yang kosong.
Kemenangan ini menempatkan juara bertahan PSG sebagai favorit kuat untuk melaju ke babak empat besar, di mana mereka akan menghadapi pemenang antara Bayern Munich atau Real Madrid. Leg kedua akan digelar di Merseyside pada 15 April mendatang.