Celtic melempar keunggulan agregat empat gol dan tersingkir secara dramatis dari UEFA Champions League setelah dibantai 5-1 oleh LASK pada leg kedua babak play-off pada Rabu (26/8) dini hari WIB. 

Kekalahan tragis di Raiffeisen Arena ini membuat raksasa Skotlandia tersebut menyerah dengan skor agregat 5-4, sekaligus mencatatkan salah satu kekalahan comeback paling memalukan dalam sejarah kompetisi Eropa.

Bencana di Raiffeisen Arena

Berbekal modal kemenangan 3-0 dari leg pertama di Glasgow, langkah Celtic menuju fase liga sebenarnya sempat berada di atas angin ketika Callum McGregor mencetak gol pembuka pada menit ke-22. 

Keunggulan agregat 4-0 itu membuat pertandingan seolah sudah selesai, namun sikap meremehkan lawan justru memicu malapetaka bagi tim tamu.

Baca juga: Resmi ke Premier League: Ipswich Town Amankan Daizen Maeda dari Celtic

LASK merespons dengan intensitas tinggi dan berhasil memanfaatkan kepanikan lini belakang Celtic. Moses Usor memperkecil kedudukan sepuluh menit setelah gol McGregor untuk membakar semangat tuan rumah. 

Memasuki babak kedua, LASK tampil makin agresif. Robert Ljubičić mencetak gol kedua pada menit ke-48, disusul tembakan keras Samuel Adeniran sepuluh menit kemudian yang mengubah skor menjadi 3-1 dan menipiskan agregat menjadi 4-3.

Petaka bagi Celtic memuncak pada menit ke-90 saat pemain pengganti Florian Flecker menyambar bola liar di depan gawang. Gol tersebut mengesahkan kedudukan agregat menjadi imbang 4-4 dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.

Penentuan di Babak Tambahan

Momentum sepenuhnya berada di tangan skuad asuhan Markus Schopp. Pada menit ke-109, Adeniran kembali menjadi pahlawan LASK setelah mencetak gol keduanya malam itu sekaligus mengunci kemenangan agregat 5-4. Penyelamatan penalti oleh kiper Viljami Sinisalo di penghujung laga tak lagi mampu menghapus kenyataan pahit bagi wakil Skotlandia tersebut.

Baca juga: Kemenangan Dramatis Celtic di Derby Old Firm Ternoda Kerusuhan Suporter

Usai pertandingan, Callum McGregor mengakui bahwa timnya tampil seperti kehilangan arah dan ketakutan begitu LASK mendapatkan angin segar. Hasil ini memastikan LASK mengamankan tiket ke fase utama Liga Champions, sementara Celtic harus terlempar ke Liga Europa membawa beban kekalahan yang sulit dimaafkan.

"Kami mendapatkan hasil yang memang pantas kami terima. Kami bermain pasif sepanjang pertandingan. Kami tampak takut untuk tampil dan memenangkan laga ini," ujar McGregor kepada Amazon Prime.

"Kami harus menerima kenyataan pahit ini. Kami memohon maaf kepada para pendukung dan pihak klub karena seharusnya kami tidak kalah dalam pertandingan itu."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!