Cari Inspirasi dari LeBron, Yamal Yakin Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico
Jelang laga penentuan perempat final Liga Champions di Metropolitano melawan Atletico Madrid, bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, mencuri perhatian dunia bukan hanya lewat aksi olah bolanya, melainkan lewat gestur simbolis yang ia tunjukkan di media sosial.
Pemain sayap berusia 18 tahun itu kedapatan mengubah foto profil media sosialnya dengan gambar ikon basket LeBron James yang sedang mendekap trofi juara NBA. Gestur ini merupakan rujukan eksplisit terhadap comeback legendaris Cleveland Cavaliers saat tertinggal 3-1 dari Golden State Warriors pada Final NBA 2016 silam.
Insiprasi dari Lebron James
Barcelona tiba di Madrid dengan beban berat setelah menelan kekalahan 2-0 pada leg pertama di Camp Nou pekan lalu. Namun, Yamal menegaskan bahwa membalikkan keadaan bukanlah sebuah mukjizat yang mustahil.
Baca juga: Barcelona Ajukan Protes Resmi ke UEFA Usai Kekalahan dari Atletico Madrid
"Saya pikir dia [LeBron James] adalah salah satu panutan yang dapat menginspirasi saya untuk pertandingan besok dan itulah mengapa saya mempostingnya. Saya pikir saya akan memikirkan bagaimana dia melakukannya dan saya harap itu berhasil dengan cara yang sama untuk saya," kata Yamal.
"Kami memiliki banyak pemain veteran, kami memiliki pemain muda yang telah menunjukkan kemampuan mereka untuk sementara waktu dan ya, saya menganggap diri saya sebagai salah satunya, tetapi saya bukan satu-satunya."
Remaja sensasional ini juga sempat melontarkan candaan yang menunjukkan rasa percaya dirinya yang tinggi. Ia berkelakar berharap pelatih Atletico, Diego Simeone, memberinya ruang untuk berduel satu lawan satu.
"Saya berharap Cholo (Simeone) memberi saya sedikit keuntungan dengan membiarkan saya berhadapan satu lawan satu melawan pemain mereka," selorohnya.
Tantangan Tembok Metropolitano
Tugas Yamal dan kolega dipastikan sangat berat. Atletico Madrid asuhan Simeone dikenal sebagai tim dengan pertahanan paling rigid di Eropa, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
Pada leg pertama, gol-gol dari Julian Alvarez dan Alexander Sorloth, ditambah kartu merah yang diterima Pau Cubarsi, membuat Los Rojiblancos berada di kursi pengemudi.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengakui tantangan berat di leg kedua ini. "Ini sulit bagi kami, tetapi saya percaya pada tim saya, bahwa kami bisa mewujudkannya," katanya.
"Itu mungkin. Mengapa tidak? Saya tahu kami bermain melawan tim yang kuat dengan pemain-pemain fantastis, jadi kami membutuhkan pertahanan yang kuat dan stabil, tetapi kami harus berani dalam menyerang: menyerang, menekan.
"Mungkin kita harus memanfaatkan setiap peluang. Ketika Anda melihat pertandingan terakhir, itu adalah perbedaannya. Mungkin besok akan sangat berbeda dan momentum akan berpihak pada kita."
Baca juga: Flick Mengamuk, Kecam Wasit Setelah Kekalahan dari Atletico
Harapan pada Mental Juara
Dengan absennya Cubarsi di lini belakang dan Raphinha di lini depan, Barcelona harus tampil menyerang total tanpa meninggalkan celah bagi serangan balik mematikan Atletico.
Kehadiran Marcus Rashford dan kembalinya ketajaman Yamal di lini depan akan menjadi kunci utama jika Barca ingin mereplikasi semangat juang LeBron James di lapangan hijau.
Akankah Lamine Yamal mampu menghadirkan comeback versinya sendiri di Madrid? Dunia akan menyaksikannya saat peluit pertama dibunyikan di Metropolitano pada Rabu (15/4) nanti.