Anthony Gordon Cetak 4 Gol Saat Newcastle Hancurkan Qarabag 6-1
Newcastle United memberikan pernyataan tegas di panggung Liga Champions musim ini. Melakukan perjalanan tandang terjauh dalam sejarah klub Inggris di kompetisi ini dengan sejauh 2.500 mil ke Baku, The Magpies tidak menunjukkan tanda-tanda kelelahan sedikit pun. Mereka justru tampil beringas dengan melumat tuan rumah Qarabag 6-1 pada laga leg pertama playoff babak gugur, Kamis (19/2) dini hari WIB.
Pahlawan malam itu tidak lain adalah Anthony Gordon. Penyerang lincah ini mencetak quattrick (empat gol) dalam performa individu paling dominan yang pernah disaksikan pendukung Newcastle di kancah Eropa.
Badai di Babak Pertama
Pertandingan baru berjalan tiga menit ketika Dan Burn mengirimkan umpan terobosan presisi yang membelah pertahanan Qarabag.
Anthony Gordon, yang dipasang sebagai penyerang tengah oleh Eddie Howe, berlari kencang dan menceploskan bola ke pojok bawah gawang. Itu adalah gol tercepat Newcastle di Liga Champions musim ini.
Baca juga: Krisis London Utara Memuncak, Newcastle United Permalukan Tottenham di Kandang
Dominasi Newcastle berlanjut lima menit kemudian melalui situasi bola mati. Umpan silang akurat dari Kieran Trippier disambut oleh sundulan tajam Malick Thiaw yang menggandakan keunggulan. Namun, panggung utama tetap milik Gordon.
Antara menit ke-31 hingga akhir babak pertama, Gordon mengamuk. Ia mencetak gol melalui titik putih setelah handball bek Qarabag. Hanya berselang 60 detik, ia memanfaatkan kesalahan lini belakang lawan, melewati kiper Mateusz Kochalski, dan menyarangkan gol hat-tricknya.
Menutup babak pertama dengan gol keempatnya, kembali melalui eksekusi penalti yang dingin.
Dengan capaian ini, Gordon melampaui rekor Alan Shearer sebagai pencetak gol terbanyak Newcastle dalam satu musim kompetisi Eropa (kini total 10 gol di UCL).
Ia juga menjadi pemain Inggris pertama yang mencetak empat gol di babak pertama dalam sejarah Liga Champions.
Konsolidasi dan Gol Penutup Murphy
Memasuki babak kedua, Qarabag mencoba bangkit untuk menjaga harga diri di hadapan pendukungnya sendiri.
Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-55 melalui Elvin Jafarguliyev. Gol tersebut sempat dianulir karena dugaan offside, namun VAR akhirnya mengesahkan gol hiburan tersebut setelah tinjauan yang cukup lama.
Meskipun tempo permainan menurun, Newcastle tetap mampu menambah luka bagi tuan rumah. Pada menit ke-72, pemain pengganti Jacob Murphy melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti. Bola sempat berbelok arah setelah mengenai pemain bertahan lawan, mengecoh Kochalski, dan memastikan kemenangan menjadi 6-1.
Baca juga: Kapten Newcastle Jamaal Lascelles Resmi Hijrah ke Leicester City
Pujian dari Eddie Howe
Seusai laga, Eddie Howe tidak bisa menyembunyikan kekagumannya terhadap performa anak asuhnya.
"Dia benar-benar bagus di babak pertama. Dia memulai tekanan, sejumlah golnya berasal dari sikapnya tanpa bola,” kata Howe.
"Dia bisa saja mencetak lebih banyak gol, tetapi penampilannya sangat bagus."
Kemenangan ini membuat leg kedua di St. James' Park pekan depan terasa seperti formalitas belaka. Newcastle kini menatap babak 16 besar dengan kepercayaan diri penuh, membuktikan bahwa mereka bukan sekadar penggembira di kompetisi elite Benua Biru.