Pelatih Barcelona, Hansi Flick, tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya menelan kekalahan telak 3-0 dari Chelsea di Stamford Bridge dalam Fase Liga UEFA Champions League. Flick, yang timnya kini terlempar ke posisi papan tengah di klasemen Eropa, mengakui bahwa kesalahan mendasar dan kurangnya kedisiplinan, terutama kartu merah Ronald Araujo, menjadi faktor utama kekalahan tersebut.

Namun, di tengah kritik keras yang mulai mengarah pada manajemennya, pria asal Jerman itu bersikeras bahwa ia tetap positif tentang masa depan klub Catalan tersebut untuk lolos ke babak selanjutnya.

Kegagalan Disiplin dan Blunder Fatal

Kekalahan di London adalah yang terbesar bagi Barcelona di bawah asuhan Flick dan menyoroti kerapuhan pertahanan mereka di panggung besar. 

Flick secara spesifik menunjuk momen sebelum jeda, ketika bek Uruguay, Ronald Araujo, menerima kartu merah karena pelanggaran ceroboh.

Baca juga: Ngamuk di Stamford Bridge, Chelsea Menang Meyakinkan 3-0 Lawan Barcelona

"Tidak mudah menang melawan tim Chelsea, dengan satu pemain lebih sedikit," kata Flick. "Tapi saya optimistis dengan pertandingan-pertandingan mendatang."

Flick juga meratapi gol bunuh diri Jules Kounde di babak pertama dan kegagalan timnya memanfaatkan peluang saat skor masih ketat.

“Jika Anda menganalisis pertandingan, Anda harus melihat bahwa kami bermain dengan satu pemain lebih sedikit dan itu berdampak besar. Anda bermain lebih baik dengan satu pemain lebih banyak. Bagi Chelsea, bermain melawan 10 pemain adalah keuntungan besar.”

"Kami memiliki peluang untuk mencetak gol lebih dulu, tetapi kemudian, dengan satu pemain lebih sedikit, itu sulit. Kami berjuang keras. Saya melihat beberapa hal positif, tetapi kami kehilangan terlalu banyak bola; kami kehilangan bola mudah di bawah tekanan."

Keyakinan di Tengah Badai

Meskipun kekalahan ini menjatuhkan Barcelona ke posisi ke-15 di klasemen, dan menghidupkan kembali keraguan di kalangan Cules, Flick berusaha memberikan pesan yang menenangkan.

“Kami punya tiga pertandingan tersisa, dan saya yakin kami bisa memenangkannya. Namun, kami membuat beberapa kesalahan, kami tidak menguasai bola, beberapa pemain juga melakukan kesalahan. Itu belum cukup, tetapi ada hal positifnya: Raphinha sudah kembali, Marcus [Rashford] bermain bagus, kami harus tetap positif,” jelasnya.

Baca juga: Flick Ungkap Angin Segar di Barcelona Jadi Kunci Bangkitnya Rashford

“Akan sangat sulit untuk finis di delapan besar, tetapi apa pun mungkin terjadi. Kami harus bermain agresif. Kami harus berjuang lebih keras dan bermain lebih agresif.”

Dengan tiga pertandingan Fase Liga Champions tersisa melawan Eintracht Frankfurt, Slavia Prague, dan FC Copenhagen, Flick harus segera menerjemahkan optimisme verbalnya menjadi perbaikan yang nyata di lapangan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!