Ngamuk di Stamford Bridge, Chelsea Menang Meyakinkan 3-0 Lawan Barcelona
Stamford Bridge menyala dalam malam Eropa yang berkesan saat Chelsea menghancurkan raksasa Spanyol, Barcelona, dengan kemenangan telak 3-0 dalam laga Matchday 5 Fase Liga UEFA Champions League 2025-26. Pertandingan yang penuh drama, gol-gol kontroversial, dan kartu merah ini menjadi pernyataan tegas dari tim muda Chelsea asuhan Enzo Maresca, yang kini merangsek naik ke posisi lima besar klasemen.
Kemenangan besar ini membawa Chelsea mengumpulkan 10 poin dari lima pertandingan, menyamai poin Borussia Dortmund dan Manchester City, serta melompati Barcelona di klasemen Liga Champions. Sementara itu, Barcelona harus menelan kekalahan telak yang membuat mereka merosot ke posisi ke-15 dengan hanya tujuh poin.
Gol Bunuh Diri dan Bencana Kartu Merah
Laga dibuka dengan tempo tinggi dan diwarnai insiden dari VAR. Chelsea sebenarnya sudah tiga kali berhasil memasukkan bola ke gawang Joan Garcia, namun dua di antaranya dianulir karena handball dan offside.
Chelsea akhirnya memimpin dengan cara yang aneh pada menit ke-27. Setelah umpan silang rendah dari Marc Cucurella, tendangan tumit dari Pedro Neto di mulut gawang gagal dihalau dengan sempurna, dan bola justru membentur bek Barcelona, Jules Kounde, sebelum masuk ke gawang sendiri.
Baca juga: Flick Ungkap Angin Segar di Barcelona Jadi Kunci Bangkitnya Rashford
Bencana bagi Barcelona memuncak menjelang jeda. Kapten mereka malam itu, Ronald Araujo, melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Cucurella dan menerima kartu kuning kedua pada menit ke-44. Kartu merah ini membuat Blaugrana harus bermain dengan 10 orang selama sisa pertandingan.
Estevao Curi Perhatian, Delap Akhiri Pesta
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Chelsea tak terbendung di babak kedua.
Hanya 11 menit setelah jeda, publik Stamford Bridge disuguhkan oleh momen ajaib dari wonderkid Brasil, Estevao Willian. Setelah menerima umpan di sisi kanan, Estevao dengan lincah melewati dua pemain bertahan Barcelona sebelum melepaskan tembakan roket kaki kanan yang menghujam deras ke sudut atas gawang.
Gol spektakuler ini tak hanya menggandakan keunggulan The Blues menjadi 2-0, tetapi juga mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di Eropa, mengungguli rekan senegaranya Lamine Yamal di kubu lawan.
Baca juga: Cole Palmer Absen Lagi, Patah Jari Kaki Tersandung Pintu
Pesta kemenangan Chelsea ditutup oleh pemain pengganti, Liam Delap. Pada menit ke-73, Delap dengan tenang menyelesaikan umpan dari Enzo Fernandez menjadi gol. Gol ini sempat dianulir oleh hakim garis, tetapi setelah tinjauan VAR yang panjang, keputusan tersebut dibatalkan, dan gol pertamanya di Liga Champions ini resmi membuat skor menjadi 3-0.
Kemenangan ini terasa manis bagi Chelsea. Selain berhasil membalikkan kekalahan 1-3 dari Bayern Munich di awal fase liga, mereka kini berada di jalur yang sangat baik untuk melaju ke fase knockout secara otomatis. Sementara bagi Barcelona, kekalahan telak ini dan performa yang tumpul akan menimbulkan pertanyaan serius mengenai kedalaman skuad dan fokus mereka di kompetisi Eropa.