Villarreal sukses mengamankan tiga poin krusial sekaligus menegaskan dominasi mereka di wilayah Valencia setelah menundukkan rival sekota, Valencia, dengan skor 2-1 pada Senin (23/2) dini hari. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Estadio de la Cerámica, tim berjuluk Kapal Selam Kuning tersebut harus bersusah payah membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Kemenangan ini membuat Villarreal semakin nyaman di posisi ketiga klasemen sementara La Liga musim 2025-26 dengan koleksi 51 poin. Sebaliknya, kekalahan ini memperpanjang tren negatif Valencia yang masih tertahan di peringkat ke-16, hanya dua poin dari zona degradasi.

Penalti Ramazani Kejutkan Tuan Rumah

Laga bertajuk Derbi de la Comunitat ini langsung berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. 

Meskipun Villarreal mendominasi penguasaan bola, serangan balik cepat Valencia justru berbuah hasil pada menit ke-27. Pelanggaran di dalam kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih untuk tim tamu.

Baca juga: Barcelona Bungkam Villarreal, Amankan Puncak Klasemen di Tahun 2025

Largie Ramazani, yang tampil sebagai motor serangan Los Che, maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, ia mengarahkan bola ke kanan gawang dan mengecoh kiper Villarreal. Skor 0-1 untuk keunggulan Valencia sempat membuat tribun tuan rumah terdiam.

Respon Cepat Comesana

Tertinggal satu gol tak membuat mental anak asuh Marcelino runtuh. Villarreal hanya butuh waktu empat menit untuk menyamakan kedudukan. 

Melalui skema serangan yang tertata rapi, Santi  Comesaña melepaskan tembakan terukur dari dalam kotak penalti di menit ke-31 setelah bola liar hasil sundulan Ayoze Pérez yang gagal dimentahkan dengan sempurna oleh lini belakang Valencia.

Skor 1-1 membuat tempo permainan semakin meningkat. Valencia mencoba membalas, namun lini pertahanan Villarreal yang dipimpin Renato Veiga tampil disiplin.

Gol Kemenangan Pape Gueye

Drama kembali terjadi menjelang berakhirnya paruh pertama. Saat laga memasuki masa injury time, wasit kembali menunjuk titik putih, kali ini untuk keuntungan tuan rumah setelah terjadinya kemelut yang melibatkan handball pemain Valencia.

Baca juga: Valencia 0-2 Real Madrid: Carreras dan Mbappe Amankan Tiga Poin Krusial

Pape Gueye yang ditunjuk sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-45+6. Tendangan penaltinya yang keras memastikan Villarreal berbalik unggul 2-1 saat memasuki ruang ganti.

Di babak kedua, Valencia mencoba memasukkan André Almeida dan Hugo Duro untuk menambah daya dobrak, namun skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.

Bagi Villarreal, kemenangan ini sangat berarti untuk menjaga jarak dari kejaran Atletico Madrid di posisi keempat.  Di sisi lain, kekalahan ini menjadi sinyal bahaya bagi Valencia. Meski sempat unggul, ketidakmampuan mereka mempertahankan keunggulan menjadi masalah yang harus dituntaskan. Mereka kini harus segera berbenah sebelum menjamu lawan berat di Mestalla melawan Osasuna pekan depan untuk menghindari jeratan zona merah.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!