Kylian Mbappe Luruskan Rumor Malapraktik di Real Madrid
Kapten tim nasional Prancis, Kylian Mbappe, akhirnya angkat bicara untuk meredam spekulasi panas mengenai penanganan cederanya di Real Madrid. Dalam konferensi pers pada Rabu (25/3), Mbappe secara tegas membantah laporan yang menyebutkan bahwa staf medis Los Blancos melakukan kesalahan fatal dengan memindai (MRI) kaki yang salah.
Rumor ini pertama kali diembuskan oleh media Prancis, RMC Sport, yang mengklaim bahwa tim medis Madrid secara tidak sengaja memeriksa lutut kanan Mbappe yang sehat, alih-alih lutut kiri yang mengalami masalah pada Desember 2025 lalu. Kesalahan itu disebut-sebut membuat Mbappe terus bermain dalam tiga laga di bawah rasa sakit sebelum akhirnya didiagnosis menderita robekan parsial pada ligamen posterior (PCL).
"Informasi Itu Tidak Benar"
Mbappe, yang kini berada di Amerika Serikat untuk laga persahabatan melawan Brasil, tidak membuang waktu untuk meluruskan situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi antara dirinya dan pihak klub selalu berjalan transparan.
"Informasi yang menyatakan bahwa mereka memeriksa lutut yang salah adalah tidak benar," ujar pemain berusia 27 tahun tersebut.
Baca juga: Mbappe Pastikan Dirinya Fit dan Siap Tampil Bersama Real Madrid dan Prancis
"Seperti yang saya katakan, saya mungkin secara tidak langsung bertanggung jawab atas situasi ini karena ketika Anda tidak berkomunikasi tentang apa yang Anda miliki dan ketika Anda tidak berkomunikasi tentang apa yang sedang terjadi, itu membuka pintu bagi interpretasi dan semua orang bergegas untuk mengisi kekosongan tersebut."
Penyerang produktif yang telah mencetak 38 gol musim ini tersebut menambahkan bahwa dirinya selalu didampingi oleh tim medis klub, baik saat menjalani rehabilitasi di Madrid maupun saat mencari opini kedua di Paris.
"Dengan Real Madrid, kami selalu memiliki komunikasi yang cukup jelas, baik itu ketika saya memulai rehabilitasi di Madrid, atau ketika saya berada di Paris, di mana saya didampingi oleh dokter, fisioterapis, dan pelatih fisik klub, di mana kami bekerja dari Paris, jadi tidak ada masalah dengan itu."
Dampak di Ruang Ganti Madrid
Meski Mbappe telah memberikan bantahan, laporan mengenai salah scan ini sempat memicu kegemparan di internal Real Madrid. Spekulasi tersebut bahkan dikaitkan dengan perombakan departemen medis klub di awal tahun, termasuk kembalinya Dr. Niko Mihic sebagai kepala departemen medis setelah sempat diberhentikan pada akhir 2023.
Kesalahan diagnosis awal, terlepas dari benar tidaknya kabar kaki yang tertukar, memang sempat membuat Mbappe bermain di tiga laga terakhir tahun 2025 (melawan Alaves, Talavera, dan Sevilla) dalam kondisi cedera. Hal ini ditengarai memperburuk kondisi lutut kirinya, yang berujung pada absennya sang bintang dalam lima pertandingan beruntun pada awal Maret ini.
Baca juga: Klopp Bantah Rumor Real Madrid, Namun Belum Mau Pensiun
Siap Tempur Lawan Brasil
Kini, kekhawatiran publik Prancis mengenai kebugaran sang kapten menjelang Piala Dunia 2026 tampaknya mulai mereda. Mbappe mengonfirmasi bahwa kondisi lututnya sudah jauh lebih baik dan ia siap memberikan kontribusi bagi Les Bleus.
"Saya tidak pernah menjadi seseorang, baik sebagai pribadi maupun sebagai pemain, yang hidup dengan penyesalan. Saya fokus pada masa kini dan masa depan terdekat,” tegas Mbappe.
"Saat ini, saya merasa baik, terutama lutut saya, yang penting bagi saya. Itu sebagian berkat klub saya, yang telah menjaga kebugaran saya dengan baik. Saya sangat senang berada di sini, siap bermain, dan dalam kondisi prima.
"Berapa menit saya akan bermain besok? Saya siap bermain, siap menjadi starter jika diperlukan. Tapi pada akhirnya, pelatih yang akan memutuskan."