Megabintang Real Madrid, Kylian Mbappé, akhirnya angkat bicara untuk meredam gelombang kritik yang menerjangnya dalam beberapa hari terakhir. Penyerang asal Prancis tersebut menegaskan bahwa dirinya tetap "berkomitmen penuh" kepada klub meski kedapatan melakukan perjalanan ke Sardinia, Italia, di tengah masa pemulihan cedera hamstring.  

Kontroversi ini mencuat setelah foto-foto Mbappé yang sedang menikmati waktu di pulau tersebut bersama aktris Spanyol, Ester Expósito, beredar luas di media sosial akhir pekan lalu. Ironisnya, momen tersebut terjadi tepat saat rekan-rekan setimnya sedang mempersiapkan diri untuk laga krusial La Liga melawan Espanyol.  

Pembelaan dari Pihak Mbappé

Melalui pernyataan resmi yang dirilis oleh perwakilannya pada Selasa, Mbappé membantah tudingan bahwa dirinya tidak serius menjalani rehabilitasi. Pihaknya menyatakan bahwa perjalanan tersebut adalah bagian dari waktu istirahat yang telah disetujui dan diawasi oleh tim medis klub.  

Baca juga: Mbappe Alami Cedera Hamstring, Timnas Prancis dan Real Madrid Siaga Satu

"Sebagian dari kritik yang muncul didasarkan pada interpretasi yang berlebihan terhadap elemen-elemen periode pemulihan yang diawasi secara ketat oleh klub," bunyi pernyataan tersebut. "Ini tidak mencerminkan realitas komitmen Kylian dan kerja keras yang ia lakukan setiap hari untuk kembali membela tim."  

Meskipun demikian, sentimen suporter di Madrid tampak mendingin. Sebuah petisi daring yang mendesak klub untuk menjual sang pemain bahkan telah mengumpulkan jutaan tanda tangan, dipicu oleh rasa frustrasi penggemar yang merasa sang pemain lebih memprioritaskan kebugarannya untuk Piala Dunia yang akan dimulai lima pekan lagi daripada membantu Madrid di sisa musim.

Musim yang Sulit bagi Los Blancos

Kritik terhadap Mbappé muncul di saat performa kolektif Real Madrid sedang berada di titik nadir. Meski secara individu Mbappé tampil tajam dengan torehan 41 gol dalam 41 pertandingan, Madrid musim ini telah tersingkir dari Liga Champions (kalah agregat 9-5 dari Bayern Munchen), gugur di Copa del Rey, dan tertinggal 11 poin dari Barcelona di La Liga dengan hanya empat laga tersisa.  

Pelatih Madrid, Álvaro Arbeloa, mencoba mendinginkan suasana dengan menyatakan bahwa apa yang dilakukan pemain di waktu luang mereka adalah urusan pribadi masing-masing. Namun, laporan internal menyebutkan adanya ketegangan di ruang ganti dan rasa tidak nyaman dari staf pelatih terkait eksposur berlebih liburan Mbappé di saat krusial.

Menurut Athletic, Mbappé juga terlibat perselisihan dengan salah satu anggota staf pelatih tim sebelum mereka menghadapi Real Betis bulan lalu.

Baca juga: Tunda Pesta Barcelona, Brace Vinícius Bawa Madrid Bungkam Espanyol

Menanti Pembuktian di Lapangan

Mbappé dilaporkan telah kembali ke pusat latihan Valdebebas pada hari Senin dan Selasa, bahkan masuk di hari libur resminya untuk menjalani sesi fisioterapi tambahan.  

Bagi banyak Madridistas, satu-satunya cara bagi Mbappé untuk membungkam kritik adalah dengan tampil di laga El Clásico hari Minggu besok dan membantu Madrid menunda pesta juara Barcelona. 

Jika gagal tampil atau tampil mengecewakan, narasi tentang kurangnya komitmen sang galáctico kemungkinan besar akan terus menghantui kepindahannya ke Santiago Bernabéu hingga musim depan dimulai.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!