Real Madrid meraih tiga poin penting setelah menang dramatis 3-2 atas Elche di Estadio Manuel Martínez Valero, Rabu (16/9/2026) dini hari WIB. Los Blancos sempat unggul dua gol pada babak pertama, tetapi keunggulan itu sirna setelah Elche mencetak dua gol pada babak kedua. Carlos Espí akhirnya menjadi pahlawan Madrid melalui gol penentu pada menit ke-91.

Hasil tersebut menjadi kemenangan kelima Real Madrid di La Liga musim ini dari enam laga. Los Blancos kini mengoleksi 15 poin dan menyamai perolehan Barcelona di puncak klasemen, meski Barcelona baru akan bermain pada malam nanti. Elche tetap berada di dasar klasemen dengan dua poin.

Dituro dan Mbappé Bawa Madrid Unggul

Elche mencoba memberikan tekanan sejak awal pertandingan, tetapi Real Madrid mampu segera mengambil kendali. Tim asuhan José Mourinho menciptakan sejumlah peluang melalui Kylian Mbappé, Vinicius Junior dan pemain-pemain dari lini tengah.

Real Madrid akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-25. Arda Güler melepaskan tendangan bebas keras dari jarak jauh. Bola membentur tiang, kemudian mengenai tangan kiper Elche, Matías Dituro, sebelum masuk ke dalam gawang. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Dituro dan membuat Madrid unggul 1-0.

Baca juga: Yamal Sebut Dirinya dan Mbappé Terbaik Dunia, Namun Berhak atas Ballon d'Or 2026

Madrid kemudian menggandakan keunggulan delapan menit berselang. Yan Diomande bergerak di sisi kanan dan mengirim umpan silang mendatar ke kotak penalti. Mbappé menyambutnya dengan tembakan kaki kanan untuk mengubah skor menjadi 2-0.

Los Blancos hampir menambah gol ketiga sebelum jeda. Vinicius mendapatkan peluang dari sudut sempit, tetapi Dituro mampu menggagalkannya. Di sisi lain, Elche juga sempat mengancam melalui tembakan Álex Morente yang berhasil ditepis Thibaut Courtois.

Elche Bangkit pada Babak Kedua

Situasi pertandingan berubah setelah turun minum. Elche meningkatkan tekanan dan mulai menemukan ruang di pertahanan Madrid.

Pada menit ke-71, Abiel Osorio memperkecil ketertinggalan melalui sundulan dari dalam kotak penalti. Gol tersebut menghidupkan kembali harapan tuan rumah sekaligus membuat Madrid mulai berada di bawah tekanan.

Elche kemudian terus mendorong pemainnya ke depan. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan gol kedua pada menit ke-83. Fer Niño menerima bola di dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan dari sudut sempit yang membuat skor berubah menjadi 2-2.

Baca juga: Mourinho Sebut Kemenangan Madrid atas Inter Laga yang Gila

Mourinho kemudian mengambil langkah berani dengan meningkatkan jumlah pemain menyerang pada fase akhir pertandingan. Madrid terus mencari gol kemenangan meski harus menghadapi momentum Elche.

Espí Jadi Pahlawan Madrid

Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Real Madrid mendapatkan momen penentu pada masa injury time.

Jude Bellingham memainkan peran penting dalam serangan terakhir Madrid. Ia kemudian memberikan bola kepada Mbappé, yang masuk ke area penalti sebelum mengirim umpan kepada Carlos Espí.

Espí tidak membuang peluang tersebut. Penyerang muda itu menyelesaikan kesempatan dari jarak dekat pada menit ke-91 dan membawa Madrid kembali unggul 3-2.

Gol tersebut sekaligus menjadi gol kemenangan kedua Espí musim ini setelah sebelumnya mencetak gol penting pada pertandingan pembuka melawan Espanyol. Menariknya, Espí belum pernah menjadi starter untuk Madrid, tetapi dua golnya sejauh ini sama-sama memberikan pengaruh besar terhadap hasil pertandingan.

Elche tidak memiliki cukup waktu untuk kembali menyamakan kedudukan. Peluit akhir memastikan Madrid pulang dengan kemenangan meski sempat kehilangan keunggulan dua gol.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!