Dinasti Florentino Perez Berlanjut di Real Madrid Usai Menang Pemilu Historis
Florentino Perez resmi terpilih kembali sebagai Presiden Real Madrid setelah memenangi pemilu langsung pada Minggu (7/6) malam waktu setempat. Hasil ini menandai momen bersejarah bagi raksasa Spanyol tersebut, mengingat ini adalah pertama kalinya pemilihan presiden Real Madrid yang melibatkan penantang sejak tahun 2006.
Pria berusia 79 tahun yang telah memimpin klub selama 23 tahun dalam dua periode berbeda ini mengamankan posisi tertinggi Los Blancos hingga tahun 2030. Komisi Pemilihan Real Madrid mengumumkan bahwa Perez meraih 65% suara (21.741 pemilih), menumbangkan sang penantang, seorang pengusaha muda berusia 37 tahun bernama Enrique Riquelme, yang meraup 35% suara (11.814 pemilih).
Kemenangan Demokrasi di Ibu Kota Spanyol
Pemilu darurat ini sengaja diajukan oleh Perez bulan lalu demi meredam gejolak menyusul kegagalan Real Madrid meraih trofi mayor dalam dua musim beruntun, serta perdebatan mengenai rencananya menjual 5% saham klub ke investor luar.
Baca juga: Demi Tumbangkan Pérez, Riquelme Siap Datangkan Haaland dan Rodri ke Madrid
Dalam pidato kemenangannya di sebuah hotel dekat Stadion Santiago Bernabeu, Perez memuji partisipasi para anggota klub (socios).
"Real Madrid telah menang. Kita telah menunjukkan contoh demokrasi, transparansi, dan koeksistensi kepada dunia. Kami mendapatkan hasil terbaik kedua dalam sejarah pemilu klub ini, dan kami akan terus bekerja keras agar Real Madrid terus memenangi trofi."
Perez juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan status kepemilikan klub. "Yakinlah, selama saya menjadi presiden, Real Madrid telah, sedang, dan akan selalu menjadi milik para anggotanya (socios)," tambahnya, menepis tuduhan privatisasi yang dilontarkan kubu rival selama dua minggu masa kampanye yang sengit.
Kembalinya Mourinho dan Rencana Los Galacticos Baru
Kemenangan Perez langsung memicu efek domino di kursi kepelatihan. Seiring hasil pemilu ini, Real Madrid dipastikan akan mengumumkan penunjukan kembali Jose Mourinho sebagai manajer baru mereka.
Pelatih asal Portugal itu akan kembali ke Bernabeu setelah 13 tahun berpisah, di mana Madrid dilaporkan menebus klausul pelepasan senilai €15 juta dari klubnya saat ini, Benfica.
"Saya sangat bangga bisa menyambut kembali salah satu pelatih terbaik di dunia, seorang Madridista sejati seperti Jose Mourinho," kata Perez dalam kampanyenya.
Baca juga: Pérez Janjikan Kembalinya Mourinho ke Real Madrid Jika Menang Pemilu
Selain membawa pulang The Special One, Perez juga menjanjikan amunisi baru untuk membenahi lini pertahanan dengan membidik bek tengah Liverpool, Ibrahima Konate, dan bek kanan Inter Milan, Denzel Dumfries.
Lebih dari itu, sang presiden juga menjanjikan akan mengajukan tawaran masif senilai lebih dari €150 juta pada tengah minggu ini untuk mendatangkan seorang penyerang berlabel Galactico misterius demi memburu trofi Liga Champions ke-16 mereka.
Awal Baru Bagi Oposisi
Meski kalah, Enrique Riquelme yang didukung oleh jajaran mantan legenda klub seperti Raul Gonzalez, Fernando Hierro, dan Iker Casillas, menegaskan bahwa perlawanannya belum berakhir.
Kampanye Riquelme yang vokal menentang penjualan saham klub berhasil menarik simpati sepertiga pemilih.
"Saya ingin mengucapkan selamat atas kemenangan pencalonan Florentino Pérez," kata Riquelme. "Saya juga ingin berterima kasih kepada semua anggota yang telah mendengarkan, dan mengetahui pentingnya memberikan suara setelah 20 tahun, dengan garis merah kami, yaitu menentang penjualan klub... Kami tahu bahwa Real Madrid tidak untuk dijual."