Demi Tumbangkan Pérez, Riquelme Siap Datangkan Haaland dan Rodri ke Madrid
Atmosfer pemilihan presiden Real Madrid mencapai titik didih tertinggi pada Rabu malam waktu setempat. Menjelang pemungutan suara krusial yang akan digelar hari Minggu ini, kandidat oposisi Enrique Riquelme meluncurkan manuver politik paling agresif sepanjang sejarah modern klub dengan menjanjikan transfer Erling Haaland dan Rodri dari Manchester City jika dirinya terpilih.
Langkah berani pengusaha muda berusia 37 tahun tersebut memicu gempa tektonik di bursa transfer Eropa. Deklarasi bombastis Riquelme ini dirilis hampir bersamaan dengan pengumuman kubu petahana, Florentino Pérez, yang mengonfirmasi kepulangan José Mourinho ke Santiago Bernabéu. Pertarungan memperebutkan takhta Los Blancos kini resmi bertransformasi menjadi perang bintang dan janji-janji bernilai triliunan rupiah.
"Haaland Punya Klausul dan Dia Ingin ke Madrid"
Hadir sebagai tamu utama dalam acara televisi populer Spanyol, El Hormiguero di Antena 3, Riquelme secara dramatis memamerkan jersi putih Real Madrid bernomor punggung 9 dengan nama Haaland tercetak di belakangnya.
Meskipun striker internasional Norwegia tersebut baru menandatangani perpanjangan kontrak rekor berdurasi sembilan setengah tahun di Etihad Stadium yang mengikatnya hingga 2034, Riquelme mengklaim memiliki jalur hukum khusus untuk menebusnya.
Baca juga: Pérez Janjikan Kembalinya Mourinho ke Real Madrid Jika Menang Pemilu
"Erling Haaland memiliki klausul pelepasan dalam kontraknya dan dia ingin bergabung dengan Real Madrid," tegas Riquelme di depan kamera.
Tidak berhenti di sana, bos raksasa energi terbarukan COX Group itu juga membidik pemenang Ballon d'Or, Rodri, guna menambal lubang di lini tengah pasca-era Toni Kroos. "Dia pemain hebat, di posisi yang dibutuhkan Madrid untuk memperkuat tim," tambahnya. "Kami telah berbicara dengan agennya, kami harus menghormati klubnya, tetapi jika saya menjadi presiden, dia akan bermain untuk Madrid. Saya akan melakukan segala yang mungkin."
Siap Bayar Iuran 100.000 Anggota Klub
Sadar bahwa dirinya menghadapi sosok legendaris sekelas Florentino Pérez, arsitek era Galácticos yang telah memimpin klub selama 17 tahun, Riquelme melempar pertaruhan finansial yang belum pernah terjadi sebelumnya demi meyakinkan para socios (anggota pemilik hak suara).
Riquelme menegaskan bahwa janji transfer Haaland dan Rodri bukanlah sekadar bualan kampanye belaka. Ia mengaku telah menyiapkan dana komitmen hingga €700 juta dan menguncinya lewat jaminan hukum yang sangat ketat.
Baca juga: Fokus Piala Dunia, Rodri Tunda Pembicaraan Kontrak di Man City
“Jika saya terpilih dan gagal mendatangkan salah satu dari mereka, saya pribadi yang akan membayar 100% iuran tahunan seluruh 100,000 anggota Real Madrid untuk musim depan,” tegasnya.
Tolak Mourinho, Pilih Restorasi Identitas Lokal
Selain membocorkan target transfer pemain, Riquelme juga menegaskan arah taktis yang berbanding terbalik dengan Pérez. Ia secara terbuka menolak gagasan memulangkan José Mourinho ke Valdebebas, dengan menyebut proyeknya membutuhkan profil pelatih yang jauh berbeda dan kaya akan pengalaman internasional modern.
Sebagai bagian dari kampanyenya untuk mengembalikan identitas lokal ke dalam tubuh Real Madrid, Riquelme mengonfirmasi telah mengamankan kesepakatan dengan dua legenda hidup klub. Jika menang hari Minggu nanti, Raul González akan langsung diangkat sebagai Direktur Olahraga baru, sementara Fernando Hierro akan ditunjuk untuk memimpin akademi legendaris klub, La Fábrica.
Manchester City Siapkan Langkah Hukum
Sengatan politik dari Madrid ini langsung memantik respons keras dari Inggris. Mengetahui nama dua pilar utamanya dicatut dalam kampanye politik klub lain, manajemen Manchester City dilaporkan berang.
Melalui pernyataan resmi yang dirilis Kamis pagi, kubu Etihad menegaskan bahwa spekulasi yang berkembang di Spanyol terkait Haaland dan Rodri sama sekali tidak berdasar. Manajemen City bahkan menyatakan tengah mempertimbangkan langkah hukum formal terhadap Enrique Riquelme atas penggunaan hak citra pemain mereka tanpa izin dalam konteks kampanye politik.
Dengan sisa waktu beberapa hari sebelum tempat pemungutan suara di Paviliun Bola Basket Real Madrid City dibuka pada Minggu, 7 Juni, para socios kini dihadapkan pada dua pilihan ekstrem yang memikat: memilih stabilitas era baru bersama José Mourinho di bawah kendali Pérez, atau berjudi bersama visi revolusioner Enrique Riquelme yang menjanjikan kedatangan Erling Haaland dan Rodri ke ibu kota Spanyol.