Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, meluapkan rasa puasnya usai Bianconeri memetik kemenangan telak 5-0 atas wakil Belanda, NEC Nijmegen, pada laga pembuka fase liga UEFA Europa League di Allianz Stadium. Juru taktik berpengalaman tersebut secara khusus melayangkan pujian setinggi langit kepada kiper debutan Kamil Grabara yang tampil tenang dan mencatatkan clean sheet.   

Kemenangan lima gol tanpa balas ini menjadi penawar dahaga yang manis bagi publik Turin sekaligus menandai kebangkitan impresif skuad asuhan Spalletti di panggung Eropa.   

Pujian Khusus untuk  Grabara

Di samping rentetan gol yang diciptakan lini serang Juventus, sorotan utama Spalletti tertuju pada penampilan Kamil Grabara di bawah mistar gawang. 

Kiper asal Polandia itu tidak hanya sigap mengamankan gawangnya dari kebobolan, tetapi juga aktif terlibat dalam membangun serangan dari lini belakang, hingga memberikan asis untuk gol pertama yang dicetak Nicolás González.

Baca juga: Juventus Menang Telak 5-0 atas NEC Nijmegen di Laga Perdana Europa League

"Izinkan saya mengucapkan selamat kepada Grabara, yang menunjukkan ketenangan luar biasa serta kemampuan bermain menggunakan kakinya," ujar Spalletti usai laga. 

"Dalam laga-laga seperti ini, penjaga gawang menjelma menjadi pemain tambahan. Jika Anda mampu menemukan pemain yang berdiri bebas di area permainan seperti itu, ruang-ruang baru akan otomatis terbuka."   

Keputusan Taktis dan Evaluasi Lini Belakang

Meskipun menyambut gembira hasil akhir di papan skor, Spalletti tetap memberikan evaluasi kritis terkait organisasi pertahanan timnya. 

Ia menilai Juventus masih beberapa kali memberikan celah di belakang garis pertahanan yang bisa dimanfaatkan oleh lawan.   

Baca juga: Sassuolo 3-2 Juventus: Drama Menit Akhir dan Gol Adzic Benamkan Bianconeri

Spalletti menegaskan bahwa keputusan untuk mengubah skema permainan di tengah krisis kedalaman skuad terbukti membuahkan hasil positif. 

Menurutnya, fleksibilitas taktis dan keberanian para pemain untuk mengubah keraguan menjadi keputusan tepat di lapangan menjadi kunci utama kemenangan dominan atas NEC Nijmegen.   

“Melihat penampilan kami, sebenarnya kami bisa bermain lebih rapat dan dengan sendirinya menyisakan lebih sedikit ruang di belakang lini pertahanan,” tambahnya.

“Mengingat jalannya pertandingan, keputusan untuk melakukan perubahan adalah langkah yang tepat. Ini adalah salah satu cara kami dalam menyikapi pertandingan, dan dengan cara inilah kami memenangkan beberapa laga musim lalu. Kini, karena keterbatasan jumlah pemain, kami harus beradaptasi.”

Dorongan Moral untuk Randal Kolo Muani

Spalletti juga memberikan perhatian khusus pada Randal Kolo Muani yang masih berjuang menemukan ketajaman terbaiknya.

Sang pelatih mengungkapkan bahwa penyerang Prancis tersebut merasakan frustrasi mendalam karena belum mencetak gol, namun meyakini kontribusi besarnya akan segera tiba seiring adaptasi fisik dan taktis yang kian membaik.   

Baca juga: Kalah di Menit Akhir, Spalletti Akui Juventus Terlalu Bernafsu Menang

“Dia memiliki kemampuan pergerakan yang mendalam, yang semakin terlihat jelas saat ada ruang terbuka seperti ini. Dia juga sempat menerima beberapa benturan keras dan harus tahu cara menahan dampak fisik tersebut,” ujar Spalletti.

“Dia perlu mengerahkan lebih banyak kekuatan, karena sebenarnya dia memiliki fisik yang kuat dan sehat. Tadi malam, saat sesi kamp pelatihan bersifat opsional, dia menjadi satu-satunya orang yang hadir saat makan malam dan tidur sendirian. Dia sangat terpukul karena tidak bisa memberikan kontribusi.”

Hasil sempurna ini menempatkan Juventus di posisi menguntungkan pada awal petualangan mereka di Liga Europa, sekaligus memberikan modal kepercayaan diri tinggi menjelang kembalinya kompetisi domestik Serie A.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!