Napoli 2-0 Bologna: Brace Neres Segel Gelar Supercoppa Italiana 2025
Napoli di bawah asuhan Antonio Conte sukses mengamankan trofi pertama mereka di musim 2025/26 setelah menumbangkan Bologna dengan skor 2-0 di Stadion Al-Awwal Park. Kemenangan ini memastikan gelar Supercoppa Italiana 2025 terbang ke Naples.
Pemain sayap asal Brasil, David Neres, menjadi bintang utama dalam laga final ini. Lewat sepasang golnya di masing-masing babak, Neres membuktikan bahwa Partenopei saat ini memiliki disiplin taktik dan efisiensi serangan yang jauh melampaui lawan-lawannya di kancah domestik.
Dominasi Neres di Babak Pertama
Bologna asuhan Vincenzo Italiano sebenarnya memulai laga dengan penuh energi. Mengandalkan semangat setelah menyingkirkan Inter Milan di semifinal, mereka sempat merepotkan barisan pertahanan Napoli. Namun, kematangan skuat Conte akhirnya berbicara pada menit ke-39.
Mendapat ruang di sisi kanan, David Neres melakukan aksi cut-inside yang menjadi ciri khasnya. Dengan satu sepakan melengkung kaki kiri dari luar kotak penalti, bola bersarang telak di pojok gawang Federico Ravaglia. Gol tersebut seolah meruntuhkan kepercayaan diri para pemain Bologna yang sebelumnya tampil cukup solid.
Baca juga: Antonio Conte Kecam Kritik terhadap Napoli Jelang Final Supercoppa
Kesalahan Fatal Berujung Petaka
Memasuki babak kedua, Bologna mencoba mengambil inisiatif serangan dengan meningkatkan penguasaan bola. Namun, lini belakang Napoli yang dikomandani Alessandro Buongiorno tampil sangat tenang dan terorganisir, membuat Lewis Ferguson dan kolega frustrasi.
Bencana bagi Bologna datang pada menit ke-57 akibat kesalahan dalam membangun serangan dari belakang. Tekanan tinggi yang diterapkan Napoli memaksa Ravaglia melakukan umpan ceroboh.
Bola berhasil dipotong oleh Neres, yang dengan cerdik melakukan tendangan cungkil melewati kiper yang sudah terlanjur maju. Skor 2-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Era Emas Antonio Conte
Kemenangan ini merupakan gelar Supercoppa ketiga dalam sejarah Napoli, sekaligus yang pertama sejak tahun 2014. Bagi Antonio Conte, trofi ini menjadi validasi atas proyek ambisiusnya di Stadio Diego Armando Maradona setelah sukses meraih Scudetto musim lalu.
Baca juga: Conte Ungkap Perjuangan Napoli Menuju Final Supercoppa Italiana
Laga ini juga menjadi panggung pembuktian bagi Rasmus Højlund. Meski tidak mencatatkan nama di papan skor, pergerakan tanpa bolanya sangat krusial dalam menarik bek Bologna, memberikan ruang bagi Neres untuk meledak. Penyerang asal Denmark yang dipinjam dari Manchester United ini tampak sudah sangat menyatu dengan skema permainan Napoli.
Bagi Bologna, meski harus puas menjadi runner-up, perjalanan mereka ke final tetap menjadi catatan sejarah penting. Namun, malam ini Riyadh menjadi milik Napoli, yang sekali lagi menegaskan dominasi mereka sebagai penguasa sepak bola Italia saat ini.