Major League Soccer (MLS) mengumumkan keputusan bersejarah pada hari Kamis (13/11), menyetujui perombakan total kalender kompetisinya mulai tahun 2027. Liga akan beralih dari format semi-tradisional Amerika Utara (musim semi-musim gugur) ke format musim panas-ke-musim semi, selaras dengan liga-liga top Eropa. Perubahan ini akan membuat musim penuh pertama berjalan dari pertengahan Juli 2027 hingga final MLS Cup di akhir Mei 2028.

Keputusan ini, yang disahkan dalam pertemuan Dewan Gubernur MLS, menandai langkah paling signifikan dalam upaya liga untuk menegaskan statusnya sebagai pemain global di dunia sepak bola.

Penyelarasan Global Menjadi Prioritas Utama

Komisioner MLS, Don Garber, menyebut perubahan kalender ini sebagai salah satu keputusan paling penting dalam sejarah kami kompetisi. 

Alasan utama di balik pergeseran ini adalah untuk menyelaraskan operasi MLS dengan kalender sepak bola internasional, menawarkan empat keuntungan strategis:

Optimalisasi Pasar Transfer Global: Memungkinkan klub MLS untuk berpartisipasi secara lebih efektif dalam jendela transfer musim panas utama global, baik untuk merekrut bakat internasional maupun menjual pemain ke klub-klub Eropa tanpa mengganggu musim yang sedang berjalan.

Baca juga: Batas Gaji Menghambat Mimpi: Messi Desak MLS Longgarkan Aturan

Integrasi Pemain Baru: Pemain rekrutan musim panas kini akan memiliki pramusim penuh untuk beradaptasi, bukan dicemplungkan di tengah musim seperti yang terjadi pada kalender lama.

Meminimalkan Konflik FIFA: Mengurangi secara signifikan konflik pertandingan MLS dengan kalender internasional FIFA, terutama selama turnamen musim panas besar seperti Copa America dan Piala Emas, memastikan tim nasional memiliki akses penuh ke pemain terbaik MLS.

Meningkatkan Sorotan Playoff: Memindahkan Audi MLS Cup Playoffs dan MLS Cup ke bulan Mei, memberikan waktu yang ideal dan cuaca yang lebih baik untuk puncak musim, serta menghindari persaingan dengan dimulainya musim NFL dan sepak bola kampus Amerika yang padat.

"Menyelaraskan jadwal kami dengan liga-liga top dunia akan memperkuat daya saing global klub kami, menciptakan peluang yang lebih baik di pasar transfer, dan memastikan Audi MLS Cup Playoffs kami menjadi sorotan tanpa gangguan," ujar Garber.

“Ini menandai dimulainya era baru bagi liga kami dan sepak bola di Amerika Utara”

Struktur Musim Baru dan Masa Transisi

Musim penuh pertama dengan format baru, 2027–2028, akan dimulai pada pertengahan hingga akhir Juli 2027 dan berakhir dengan Final MLS Cup pada Mei 2028. 

Mirip dengan liga-liga internasional besar, MLS akan menerapkan jeda musim dingin yang panjang, berlangsung dari pertengahan Desember hingga awal Februari, tanpa pertandingan liga dijadwalkan pada bulan Januari.

Baca juga: Inter Miami Balas Dendam, Messi dan Alba Bawa Kemenangan atas Sounders

Untuk menjembatani kesenjangan antara dua kalender tersebut, MLS akan menggelar Musim Transisi yang diperpendek pada Februari hingga Mei 2027, menampilkan 14 pertandingan musim reguler, diikuti oleh playoff dan MLS Cup. Hasil dari musim singkat ini akan menentukan kualifikasi untuk kompetisi piala regional 2027.

Meskipun terdapat kekhawatiran tentang tantangan cuaca dingin di area utara selama Desember dan Februari, MLS telah melakukan studi ekstensif dan memproyeksikan bahwa 91% pertandingan di musim 2027-28 akan tetap dimainkan dalam jangka waktu yang sama dengan jadwal saat ini.

Keputusan ini, yang datang setelah proses tinjauan dua tahun dan dukungan kuat dari 92% penonton sepak bola liga, akan mengubah wajah sepak bola profesional di Amerika Utara secara fundamental, menjadikannya bagian yang lebih integral dan terpadu dari ekosistem sepak bola global.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!