Aston Villa melangkah satu kaki ke babak perempat final Liga Europa setelah meraih kemenangan krusial 1-0 atas LOSC Lille pada Jumat dini hari. Dalam laga yang kental dengan adu taktik dan disiplin pertahanan tinggi, Ollie Watkins muncul sebagai pembeda yang membungkam publik Stade Pierre-Mauroy lewat sundulan klinis di babak kedua.

Hasil ini menjadi tonggak sejarah bagi Unai Emery yang mencatatkan kemenangan ke-100 sebagai manajer Villa, sekaligus memperpanjang rekor kemenangan beruntun klub di kompetisi Eropa menjadi enam pertandingan.

Duel Alot di Prancis

Babak pertama menjadi bukti betapa tingginya pertaruhan di babak 16 besar ini. Lille, yang didukung penuh suporter tuan rumah, tampil lebih menyerang di awal laga. 

Striker veteran Olivier Giroud menjadi titik vokal serangan tim Prancis tersebut, namun duet bek Villa, Pau Torres dan Ezri Konsa, tampil sangat solid dan nyaris tak tertembus.

Baca juga: Aston Villa 1-4 Chelsea: Hat-trick João Pedro Bungkam Villa Park

Peluang emas pertama tuan rumah datang dari sundulan Giroud yang gagal menemui target. Sementara tembakan jarak jauh Romain Perraud diamankan Emiliano Martínez. 

Di sisi lain, Villa tampak tenang menyerap tekanan dan mengincar transisi cepat, meski Morgan Rogers dan Ollie Watkins kesulitan mendapatkan ruang tembak di tengah padatnya lini tengah Lille.

Kebuntuan Pecah

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61. Ezri Konsa melepaskan umpan lambung jauh dari lini pertahanan yang menemui Emiliano Buendía di tepi kotak penalti. 

Meski bertubuh mungil, gelandang Argentina itu berhasil memenangi duel udara melawan Chancel Mbemba untuk mengarahkan bola ke jalur lari Watkins.

Penyerang timnas Inggris tersebut tidak menyia-nyiakan peluang, menyundul bola melewati kiper Berke Özer yang mencoba menutup ruang. Ini merupakan gol pertama Watkins di kompetisi Eropa sejak Januari 2025, sekaligus mengakhiri paceklik gol pribadinya.

Baca juga: Gol Telat Ethan Mbappé Gagalkan Kemenangan PSG di Kandang Lille

Pertahanan Baja Villa

Lille merespons dengan memasukkan tenaga baru di sektor sayap melalui Matias Fernandez-Pardo. Pemain muda tersebut hampir saja menyamakan kedudukan di menit-menit akhir, namun Martínez kembali menunjukkan kelasnya sebagai kiper terbaik dunia dengan menepis bola keluar.

Di ujung laga, sempat ada protes keras dari kubu tuan rumah yang meminta penalti setelah Fernandez-Pardo terjatuh saat berduel dengan Konsa. Namun, wasit tetap pada keputusannya untuk melanjutkan pertandingan hingga peluit panjang berbunyi.

Pasukan Unai Emery pulang ke Birmingham dengan modal keunggulan yang sangat berharga. Dengan leg kedua yang akan digelar di Villa Park pekan depan, wakil Premier League ini kini menjadi favorit untuk lolos, meskipun determinasi Lille menunjukkan bahwa duel ini masih jauh dari kata selesai.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!