Pelatih interim Manchester United, Darren Fletcher, mengeluarkan pernyataan jujur yang cukup menohok setelah timnya didepak Brighton & Hove Albion di putaran ketiga Piala FA. Berbicara pasca-kekalahan 1-2 di Old Trafford, Minggu (11/1) malam, Fletcher mengakui bahwa kegagalan tersebut menyingkap kondisi mentalitas skuad yang sangat rapuh.

Kekalahan ini memastikan Setan Merah tersingkir dari dua kompetisi domestik (Piala FA dan Carabao Cup) di babak awal untuk pertama kalinya sejak musim 1981-82. Dengan United yang kini tertahan di peringkat ketujuh Premier League, ancaman musim tanpa gelar dan tanpa kompetisi Eropa kian nyata di depan mata.

Gol Itu Meruntuhkan Segalanya

Darren Fletcher, yang naik jabatan dari pelatih U-18 setelah pemecatan Ruben Amorim pekan lalu, melihat timnya memulai laga dengan cukup menjanjikan sebelum gol pembuka Brajan Gruda pada menit ke-12 mengubah segalanya.

“Saya pikir kami memulai dengan baik, lalu gol pertama [Brighton] membuat kami kehilangan semangat dan kami tidak benar-benar menciptakan tempo setelah itu. Kami tidak cukup banyak memainkan bola ke belakang dan menguji mereka, dan saya pikir umpan kami cukup lambat, jadi saya menantang mereka saat jeda. Itu mirip dengan pertandingan tengah pekan [melawan Burnley] - menggerakkan bola dengan tenang, tetapi Anda perlu menggerakkan bola dengan tempo dan itu sulit,” kata Fletcher.

Baca juga: Man Utd 1-2 Brighton: Welbeck Singkirkan Setan Merah di FA Cup

“Saya pikir kami menciptakan cukup banyak peluang, lalu tertinggal 2-0 sungguh mengecewakan, tetapi para pemain merespons dengan baik. Ketika kami berhasil memperkecil kedudukan menjadi 2-1, saya berpikir 'ayo kita mulai'. Para penonton bersemangat, energinya tinggi, tetapi pada akhirnya kami tidak bisa mencetak gol untuk menyamakan kedudukan.”

Fletcher menambahkan bahwa momen ketika Benjamin Šeško memperkecil kedudukan menjadi 1-2 di menit ke-85 sempat membangkitkan harapan, namun kartu merah yang diterima pemain muda Shea Lacey tak lama kemudian menghancurkan momentum tersebut. 

“Tapi saya rasa Anda bisa melihat para pemain masih rapuh dan mereka perlu membangun kembali kepercayaan diri mereka karena sekarang semuanya tergantung pada mereka, mereka harus merespons,” tambahnya.

Tantangan Bagi Pelatih Baru

Di tengah rumor kembalinya Michael Carrick atau Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer caretaker hingga akhir musim, Fletcher menekankan bahwa tugas utama siapa pun yang masuk nantinya adalah memulihkan kepercayaan diri yang hancur.

Kepercayaan diri adalah salah satu hal terkuat dalam sepak bola, jadi ketika Anda kehilangan kepercayaan diri, Anda harus berjuang keras, bertarung, bekerja, memenangkan pertandingan, dan kemudian kepercayaan diri akan kembali,” ujarnya.

“Tetapi mereka adalah pemain berpengalaman, mereka adalah pemain berbakat dan, seperti yang saya katakan, saya menantang mereka untuk bangkit kembali dan semuanya terserah mereka. Seseorang akan datang dan memimpin mereka dan mereka perlu memastikan bahwa mereka memiliki banyak hal untuk diperjuangkan musim ini. Tim ini masih cukup bagus untuk meraih kesuksesan musim ini, tetapi mereka harus berjuang keras dan menemukan cara dalam diri mereka sendiri.”

Reaksi Pendukung di Old Trafford

Old Trafford yang biasanya gemuruh justru lebih banyak diisi oleh keheningan yang mencekam, sebelum akhirnya peluit panjang disambut dengan cemoohan dari sebagian besar penonton yang bertahan. Fletcher mengakui para pendukung memiliki hak untuk merasa kecewa.

“Kami tersingkir dari kompetisi dan hanya tersisa pertandingan Premier League. Para penggemar tidak senang di akhir pertandingan, tetapi mereka berhak untuk menyampaikan keluhan mereka dan saya rasa itu sama sekali tidak beracun, jadi mereka menunjukkan kekecewaan mereka dan mereka berhak untuk melakukan itu,” ucapnya. 

Baca juga: Darren Fletcher Dapat Restu Sir Alex untuk Pimpin Manchester United

“Para penggemar telah mendukung tim ini untuk waktu yang sangat lama dan selalu mendukung mereka. Old Trafford memiliki atmosfer yang luar biasa. Mereka tersingkir dari piala hari ini, jadi wajar jika mereka kecewa, tetapi saya yakin jika para pemain menunjukkan reaksi yang tepat, para penggemar akan mendukung mereka seperti biasanya karena, seperti yang saya katakan, masih banyak yang harus diperjuangkan di Premier League musim ini.”

Rapor Merah Manchester United
StatistikCatatan
Status Piala FAGugur di Putaran Ketiga (vs Brighton)
Status Carabao CupGugur di Putaran Kedua (vs Grimsby Town)
Klasemen Premier LeaguePeringkat 7 Premier League
Rekor TerburukPertama kali gugur di dua piala domestik pada laga pembuka sejak 1981-82

Kekalahan ini juga menjadi catatan pahit bagi lini pertahanan United yang tampil tanpa Matthijs de Ligt yang cedera, sementara absennya Bryan Mbeumo, Noussair Mazraoui, dan Amad Diallo karena tugas internasional di Piala Afrika kian mempersempit opsi taktis Fletcher.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!