Fabregas Tak Gentar, Como Siap Sambangi Napoli dengan Filosofi Menyerang
Cesc Fabregas menegaskan Como tidak akan gentar saat bertandang ke markas Napoli.
Menjelang laga perempat final Coppa Italia 2025-26 yang akan digelar di Stadio Diego Armando Maradona, Rabu (11/2) dini hari WIB, sang pelatih memastikan timnya akan tetap mengusung gaya permainan menyerangnya meski bermain di panggung besar.
Tantangan Besar
Laga ini bukan sekadar babak gugur bagi I Lariani. Pemenang dari partai ini sudah dinanti oleh sang juara bertahan Serie A, Inter Milan, di babak semifinal yang akan dimainkan dalam format dua leg.
Fabregas menyadari besarnya tantangan yang dihadapi, namun ia menolak untuk bermain pasif di Naples.
“Besok kita akan menghadapi pertandingan besar,” kata Fabregas kepada situs web resmi Como.
“Ini adalah pertandingan sistem gugur melawan juara bertahan Italia, bermain di stadion ikonik. Kami akan bermain dengan mentalitas seperti biasa dan tetap fokus.”
Baca juga: Nico Paz Menggila saat Como Bantai Lazio 3-0 di Olimpico
Senjata Rahasia Como
Como datang ke Naples dengan modal kepercayaan diri tinggi. Sepanjang perjalanan di Coppa Italia musim ini, anak asuh Fabregas tampil sangat produktif.
Mereka menghancurkan Lazio 3-0, melumat Torino 6-0, dan menyingkirkan Fiorentina 3-1 di babak 16 besar.
Filosofi permainan terbuka yang diterapkan Fabregas telah mengubah Como menjadi tim yang paling menarik untuk ditonton di Italia musim ini.
Motor serangan muda mereka, Nico Paz, diprediksi akan kembali menjadi kreator utama di lini tengah, sementara Tasos Douvikas siap menjadi ujung tombak untuk menguji pertahanan Napoli yang dikomandani Alessandro Buongiorno.
Reuni dan Catatan Positif
Pertemuan terakhir kedua tim di tempat yang sama pada November lalu di ajang Serie A berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Hasil tersebut menjadi bukti bahwa strategi Fabregas mampu meredam daya gedor skuad asuhan Antonio Conte.
Baca juga: Intervensi AFC Batalkan Laga Serie A Milan vs Como di Australia
Namun, kali ini kondisinya berbeda. Dengan aturan tanpa perpanjangan waktu, di mana laga akan langsung berlanjut ke adu penalti jika skor imbang 90 menit, Fabregas dituntut untuk lebih efisien dalam memanfaatkan peluang.
Satu-satunya kerugian bagi Como adalah absennya penyerang gesit Assane Diao yang masih dalam proses pemulihan cedera.
Dengan penundaan laga kontra AC Milan akhir pekan lalu karena upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin 2026 di San Siro, skuad Como memiliki waktu istirahat yang lebih panjang dibandingkan Napoli.
Prediksi Susunan Pemain
Como: Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Baturina; Douvikas
Bagi Fabregas, kemenangan di stadion yang dinamai sesuai legenda sepak bola dunia tersebut akan menjadi pernyataan terbesar dalam karier kepelatihannya yang masih muda.