Nico Paz Menggila saat Como Bantai Lazio 3-0 di Olimpico
Stadio Olimpico saksi bisu runtuhnya martabat sang Elang Ibu Kota semalam. Secara mengejutkan, Como tampil tanpa cela untuk melumat Lazio dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan pekan ke-21 Serie A 2025-26.
Hasil ini bukan sekadar kemenangan biasa bagi tim asuhan Cesc Fabregas; ini adalah pernyataan tegas bahwa klub milik pengusaha Indonesia ini siap merusak dominasi tim papan atas Italia. Dengan kemenangan ini, Como melesat ke peringkat keenam klasemen sementara, hanya terpaut dua poin dari Juventus di zona lima besar.
Gol Cepat Baturina dan Sihir Nico Paz
Pertandingan baru berjalan dua menit ketika tribun Curva Nord terbungkam. Martin Baturina membuka keran gol Como melalui sepakan terukur yang sempat berubah arah setelah mengenai bek Lazio, membuat Ivan Provedel mati langkah.
Gol cepat ini merusak skema permainan Lazio yang tampak gugup sejak peluit pertama dibunyikan.
Baca juga: Intervensi AFC Batalkan Laga Serie A Milan vs Como di Australia
Setelah gol pembuka, panggung sepenuhnya menjadi milik Nico Paz. Pemain muda sensasional ini menggandakan keunggulan pada menit ke-24 lewat tendangan kaki kiri yang menghunjam gawang Lazio setelah menerima umpan matang dari Maxence Caqueret.
Paz sebenarnya memiliki peluang emas untuk mencetak gol ketiga lebih awal lewat titik putih pada menit ke-35, namun eksekusinya berhasil ditebak dengan brilian oleh Provedel. Meski gagal penalti, dominasi lini tengah Como yang dikomandoi Paz membuat Lazio praktis tak berkutik sepanjang babak pertama.
Pengunci Kemenangan dan Frustrasi Lazio
Memasuki babak kedua, Lazio mencoba bangkit dengan memasukkan Nicolo Rovella dan Tijjani Noslin.
Namun, alih-alih mengejar ketertinggalan, gawang mereka justru kembali bobol pada menit ke-49. Berawal dari skema serangan balik cepat, Nico Paz menebus kegagalan penaltinya dengan mencetak gol kedua.
Memanfaatkan operan cerdik dari Baturina, Paz melepaskan tembakan akurat dari tepi kotak penalti yang bersarang di pojok atas gawang Lazio.
Baca juga: West Ham Resmi Datangkan Taty Castellanos dari Lazio
Skor 3-0 membuat mental anak asuh Lazio ambruk. Upaya dari Mattia Zaccagni dan Gustav Isaksen berkali-kali dimentahkan oleh ketangguhan kiper Como, Jean Butez, yang tampil solid di bawah mistar.
Hingga peluit panjang dibunyikan, Lazio gagal mencetak satu pun gol balasan. Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi Lazio yang kini terjerembab di posisi kesembilan, sementara bagi para pendukung Como, kemenangan tandang ketiga beruntun dengan skor identik (3-0) ini mempertegas status mereka sebagai tim paling berkembang di Serie A musim ini.