AS Roma berhasil meraih kemenangan penting 2-1 atas FC Midtjylland di Stadio Olimpico, Jumat (28/11) dini hari WIB, dalam laga krusial fase liga UEFA Europa League. Kemenangan ini tidak hanya menjadi yang ketiga bagi Giallorossi musim ini di Eropa, tetapi juga mencoreng rekor sempurna Midtjylland, yang sebelumnya memenangkan empat pertandingan beruntun.

Pasukan Gian Piero Gasperini tampil dominan dan menunjukkan ketajaman, terutama di babak pertama, untuk mengamankan keunggulan yang kemudian nyaris hilang di menit-menit akhir pertandingan.

Start Cepat dan Gol Debut El Aynaoui

Roma tidak membuang waktu untuk menekan pemuncak klasemen sementara tersebut. Laga baru berjalan tujuh menit, Stadio Olimpico sudah bergemuruh.

Gol pembuka dicetak oleh gelandang muda Maroko, Neil El Aynaoui. Menerima umpan silang akurat dari bek sayap Zeki Çelik, El Aynaoui melepaskan tendangan voli yang cantik dan terarah, mengirim bola melewati kiper Elias Rafn Ólafsson. Gol tersebut adalah gol pertamanya untuk klub dan menjadi pemicu semangat bagi tim.

Baca juga: Roma Tundukkan Udinese 2-0, Panaskan Perebutan Scudetto

Di babak pertama, Roma terus mengendalikan permainan. Kapten Lorenzo Pellegrini dan Matias Soule beberapa kali mengancam gawang Midtjylland. Namun, kekhawatiran sempat muncul ketika gelandang kunci Manu Kone harus ditarik keluar pada menit ke-27 karena cedera pergelangan kaki, digantikan oleh Bryan Cristante.

Skor 1-0 bertahan hingga jeda, sebuah keunggulan tipis yang belum sepenuhnya aman.

Drama Akhir dan El Shaarawy Jadi Pahlawan

Memasuki babak kedua, Midtjylland mulai meningkatkan intensitas serangan, menunjukkan mengapa mereka memiliki rekor sempurna sebelumnya.

Di saat tekanan Midtjylland mulai memuncak, AS Roma berhasil menggandakan keunggulan melalui serangan balik cepat. Pada menit ke-83, pemain pengganti Leon Bailey melepaskan umpan silang mendatar yang akurat ke kotak penalti. Stephan El Shaarawy, yang juga masuk dari bangku cadangan, menyambutnya dengan penyelesaian tap-in yang rapi untuk menjadikan skor 2-0.

Gol ini tampak menyegel kemenangan, namun Midtjylland tak menyerah. Tiga menit kemudian, Paulinho sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Roma untuk mencetak gol dari jarak dekat. Gol Paulinho mengubah skor menjadi 2-1 dan memicu ketegangan di sisa menit normal dan waktu tambahan.

Il Faraone (julukan El Shaarawy) nyaris mencetak gol keduanya di masa injury time dengan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun sayang bola hanya membentur tiang gawang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Giallorossi tetap bertahan.

Baca juga: Roma Bekuk Rangers 2-0 dan Pecahkan Rekor Eropa

Posisi Roma di Klasemen

Dengan tambahan tiga poin, AS Roma kini mengumpulkan total sembilan poin dari lima pertandingan fase liga, membawa mereka naik ke peringkat 15. Sementara itu, meskipun kalah, Midtjylland masih memimpin di posisi kedua dengan 12 poin. Kemenangan ini sangat penting bagi ambisi Roma untuk mengamankan posisi di 24 besar, sekaligus meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan tempat di play-off Babak Gugur atau bahkan tiket langsung ke Babak 16 Besar.

Fokus pelatih Gian Piero Gasperini kini harus tertuju pada kondisi Manu Kone dan menjaga momentum kemenangan ini menjelang jadwal domestik dan Eropa berikutnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!