Roma Tundukkan Udinese 2-0, Panaskan Perebutan Scudetto
AS Roma mengambil keuntungan penuh dari terpelesetnya para pesaing mereka dengan meraih kemenangan solid 2-0 atas Udinese di Stadion Olimpico pada Senin dini hari WIB. Tiga poin krusial ini, yang ditandai oleh penalti kapten Lorenzo Pellegrini dan gol bek sayap Mehmet Zeki Celik, membawa pasukan Gian Piero Gasperini melesat ke puncak klasemen sementara Serie A 2025-26.
Kekalahan mengejutkan Napoli dari Bologna dan hasil imbang yang diraih AC Milan pada pekan yang sama membuka peluang emas. Roma kini mengoleksi 24 poin dari 11 pertandingan, berbagi poin yang sama dengan Inter Milan yang juga meraih kemenangan, namun unggul selisih gol tipis.
Dominasi Roma Berbuah Penalti
Sejak peluit pertama berbunyi, I Lupi menunjukkan niat menyerang yang jelas. Bermain agresif dengan pressing tinggi, Roma mendominasi penguasaan bola dan membuat Udinese terpaksa bertahan dengan blok yang sangat rendah.
Roma menciptakan beberapa peluang berbahaya di babak pertama. Bryan Cristante nyaris memecah kebuntuan dengan tembakan jarak jauh yang sayangnya hanya membentur tiang gawang, sementara sundulan Zeki Celik juga melambung tipis.
Baca juga: Roma Bekuk Rangers 2-0 dan Pecahkan Rekor Eropa
Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama, tepatnya pada menit ke-42. Wasit menunjuk titik putih setelah meninjau VAR dan memutuskan bek Udinese, Hassane Kamara, melakukan handball di kotak terlarang saat mencoba menghalau umpan silang yang mengarah ke Artem Dovbyk.
Kapten Lorenzo Pellegrini menjalankan tugasnya dengan sempurna, melepaskan tembakan tenang ke sudut kiri gawang yang tak mampu dijangkau kiper Maduka Okoye.
Celik Segel Kemenangan
Memasuki babak kedua, Roma tidak mengurangi intensitasnya. Tekanan terus-menerus tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pembeda pada menit ke-61.
Bek sayap Mehmet Zeki Celik menggandakan keunggulan melalui aksi yang impresif. Ia melakukan kombinasi umpan satu-dua yang cepat dengan Gianluca Mancini di sisi kanan sebelum melepaskan tembakan keras mendatar dari dalam kotak penalti. Bola meluncur deras melewati kiper Udinese, menjadikan skor 2-0.
Udinese sempat memberikan perlawanan di menit-menit akhir. Vakoun Issouf Bayo memaksa kiper Roma, Mile Svilar, melakukan penyelamatan krusial pada menit ke-85, dan empat menit kemudian tendangan Arthur Atta hanya membentur tiang gawang. Namun, rapatnya pertahanan Roma yang dikomandoi Gianluca Mancini memastikan clean sheet tetap terjaga.
Baca juga: Milan Amankan Kemenangan Tipis 1-0 atas Roma
Dampak Kemenangan Roma
Kemenangan meyakinkan ini bukan hanya tentang tiga poin; ini menegaskan konsistensi performa Roma di bawah asuhan Gian Piero Gasperini.
Soliditas pertahanan mereka yang hanya kebobolan lima gol sejauh musim ini, dipadukan dengan efisiensi di lini serang—terlihat dari kemampuan mereka mengonversi peluang penting—menjadikan Giallorossi sebagai kandidat serius dalam perburuan Scudetto.
Roma kini menatap jeda internasional dengan kepala tegak, bertengger di puncak klasemen sementara. Bagi Udinese asuhan Kosta Runjaic, kekalahan ini memperpanjang tren negatif saat tandang dan menuntut perbaikan segera di lini belakang.
Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!