Roma Bekuk Rangers 2-0 dan Pecahkan Rekor Eropa
AS Roma akhirnya kembali ke jalur kemenangan di kompetisi Eropa setelah menundukkan Rangers dengan skor meyakinkan 2-0 dalam laga pekan keempat fase liga UEFA Europa League 2025/26 di Stadion Ibrox, Jumat (7/11) dini hari WIB.
Dua gol cepat di babak pertama dari Matías Soulé dan kapten Lorenzo Pellegrini memastikan Giallorossi meraih tiga poin vital.
Kemenangan ini terasa manis bagi tim asuhan Gian Piero Gasperini, tidak hanya karena mengakhiri rentetan dua kekalahan beruntun mereka di Liga Europa (melawan Viktoria Plzen dan Lille), tetapi juga karena membawa Roma mencatat kemenangan ke-99 mereka di kompetisi kasta kedua Eropa ini (UEFA Cup/Europa League), melewati rekor yang sebelumnya dipegang oleh Tottenham Hotspur.
Soulé dan Pellegrini Hantam di Babak Pertama
Roma, yang tampil tanpa sejumlah pilar utama seperti Evan Ferguson dan Paulo Dybala, menunjukkan dominasi yang kuat sejak peluit awal dibunyikan. Mereka menguasai bola (sekitar 58%) dan tampil agresif memanfaatkan setiap celah pertahanan Rangers.
Baca juga: Milan Amankan Kemenangan Tipis 1-0 atas Roma Berkat Ketangguhan Maignan
Gol pembuka tiba cepat pada menit ke-13. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Lorenzo Pellegrini, bola berhasil disundul ke tiang jauh oleh Bryan Cristante. Di sana, Matías Soulé berdiri bebas dan dengan sigap menyambut bola untuk mencocornya masuk ke gawang Jack Butland. Gol ini langsung meruntuhkan moral tim tuan rumah.
Rangers sempat memberikan respons melalui tembakan Youssef Chermiti yang masih melebar. Namun, Roma hanya butuh waktu hingga menit ke-36 untuk menggandakan keunggulan.
Penyerang Ukraina, Artem Dovbyk, menunjukkan visi apik dengan menahan bola di kotak penalti dan mengopernya kepada Lorenzo Pellegrini. Sang kapten tak menyia-nyiakan kesempatan dan melepaskan tembakan terukur yang menaklukkan Butland. Keunggulan 2-0 ini bertahan hingga turun minum.
Tanpa Gol di Babak Kedua
Tertinggal dua gol, Rangers memasuki babak kedua dengan intensitas serangan yang lebih tinggi, berusaha memanfaatkan dukungan penuh dari penonton Ibrox yang terkenal fanatik. Peluang sempat tercipta melalui Nicolas Raskin dan tendangan Mikey Moore, namun semua gagal menemui sasaran.
Baca juga: Roma Kunci Kemenangan 2-1 atas Parma, Tempel Ketat Napoli di Puncak Klasemen
Meskipun Rangers menunjukkan perlawanan fisik yang khas, pertahanan Roma yang solid dan penampilan meyakinkan dari para pemain pengganti mampu meredam tekanan. Roma bahkan nyaris menambah gol ketiga pada menit ke-69 ketika tendangan bek sayap Zeki Çelik membentur mistar gawang setelah menerima umpan silang dari Kostas Tsimikas.
Kemenangan ini menempatkan AS Roma di posisi ke-18 di klasemen fase liga dengan enam poin. Sebaliknya, Rangers kian terpuruk di posisi juru kunci setelah menelan kekalahan keempat berturut-turut, tanpa meraih satu pun poin.