Al Nassr resmi menjuarai Saudi Pro League musim 2025–2026 setelah melibas Damac dengan skor telak 4-1 pada pekan pamungkas di Alawwal Park. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri dahaga trofi liga domestik Al Nassr yang sudah dinantikan sejak tahun 2019.

Skuad asuhan Jorge Jesus menyudahi kompetisi dengan koleksi 86 poin dari 34 pertandingan, unggul dua angka dari rival sekota mereka, Al Hilal. Meski Al Hilal berhasil mencatatkan rekor tak terkalahkan sepanjang musim, sembilan hasil imbang yang mereka raih terbukti mahal, sehingga 28 kemenangan Al Nassr menjadi pembeda utama dalam perebutan takhta juara.

Bagi Cristiano Ronaldo, ini merupakan gelar liga mayor pertamanya di Arab Saudi, sekaligus trofi liga kedelapan sepanjang karier fenomenalnya di empat negara berbeda.

Mané Pecah Kebuntuan

Memasuki laga penentu ini, mandat bagi Al Nassr sangat sederhana namun sarat tekanan: menang dan trofi menjadi milik mereka. Jika kehilangan poin, Al Hilal siap merebut mahkota juara di garis finis.

Baca juga: Hattrick Toney Pastikan Kemenangan Al Ahli 3-1 atas Al Fateh

Bermain tanpa sang jenderal lapangan tengah, Marcelo Brozovic, Al Nassr sempat tampil kaku dan gugup di awal laga. Damac memanfaatkan situasi ini dengan melepaskan umpan-umpan diagonal panjang untuk melewati tekanan tinggi dan menguji Iñigo Martínez di lini belakang. Selama tiga puluh menit pertama, potensi kejutan terasa begitu nyata.

Namun, momentum krusial akhirnya datang dari kombinasi para pemain veteran. Pada menit ke-33, João Félix melepaskan umpan sepak pojok akurat ke jantung pertahanan lawan. Sadio Mané menyambutnya dengan sundulan tajam yang menghujam gawang kiper Damac, Kewin. Gol tersebut langsung membakar gemuruh seisi stadion sekaligus menenangkan ketegangan skuad The Global.

Lonjakan Performa Babak Kedua

Al Nassr berhasil menggandakan keunggulan di awal babak kedua. Tepat pada menit ke-51, Kingsley Coman melakukan kombinasi apik di sisi sayap, memainkan umpan satu-dua yang ciamik sebelum menusuk ke dalam dan melepaskan sepakan melengkung indah ke tiang jauh.

Damac sempat mengancam untuk merusak pesta tuan rumah enam menit berselang ketika Morlaye Sylla dengan tenang mengeksekusi penalti untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol ini mengembalikan napas perlawanan bagi tim tamu dan menghadirkan kembali riak kecemasan di tribun penonton.

Baca juga: Al Hilal Masih Unbeaten, Gol Mandash Pastikan Kemenangan Tipis atas Al Khaleej

Ronaldo Segel Mahkota Juara

Saat pertandingan berada dalam fase krusial, Ronaldo bangkit untuk mencetak gol ke-27 dan ke-28 dalam performa individu yang fenomenal musim ini.

Pada menit ke-62, pemain berusia 41 tahun tersebut berdiri menghadapi situasi bola mati di dekat garis tepi sebelah kiri. Dari sudut yang sangat sempit, Ronaldo melepaskan tendangan bebas melengkung yang menyusur rendah ke arah kerumunan pemain. Gagal diantisipasi dengan baik oleh barisan bek dan penjaga gawang, bola meluncur mulus masuk ke pojok gawang tanpa tersentuh.

Sembilan menit sebelum bubaran, ia memastikan kemenangan mutlak bagi timnya. Coman melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan umpan tarik. Ronaldo membaca pergerakan dengan sempurna, menyambar bola dengan penyelesaian akhir yang keras ke langit-langit gawang untuk mengubah skor menjadi 4-1.

Bagi Ronaldo, yang belum lagi memenangkan gelar juara liga kasta tertinggi sejak mengangkat trofi Serie A bersama Juventus pada tahun 2020, kemenangan ini menjadi validasi besar atas keputusannya berkarier di Timur Tengah. Dengan kepastian dirinya masuk dalam skuad Portugal untuk penampilan Piala Dunia keenamnya yang memecahkan rekor bulan depan, sang penyerang legendaris kini menuju jeda internasional dengan status berada di puncak tertinggi sepak bola Arab Saudi.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!