Langkah bersejarah Como di semifinal Coppa Italia 2025-26 dimulai dengan hasil yang campur aduk. Menjamu raksasa Inter Milan di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (4/3) dini hari WIB, tim asuhan Cesc Fabregas berhasil memaksakan hasil imbang 0-0. Namun, skor kacamata ini meninggalkan rasa getir bagi publik tuan rumah yang merasa seharusnya bisa membawa modal kemenangan ke Milan.

Pertandingan ini akan dikenang bukan karena intensitas golnya, melainkan karena disiplin taktis luar biasa dari Como yang berhasil membuat lini serang Nerazzurri benar-benar mati kutu. Sebuah statistik yang mencengangkan bagi pemimpin klasemen Serie A: Inter Milan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit pertandingan.

Peluang Emas Alex Valle yang Terbuang

Como, yang tampil di semifinal Coppa Italia pertama mereka dalam 40 tahun, justru menjadi tim yang lebih mengancam. 

Baca juga: Fabregas Minta Maaf Atas Insiden dengan Allegri dan Bangga Tahan Imbang Milan

Momen krusial terjadi di awal babak kedua ketika bek sayap Alex Valle mendapatkan peluang yang disesalkan Fabregas.

Berawal dari kerja keras Ivan Smolcic di sisi kanan yang mengirimkan umpan tarik mendatar, Valle berdiri bebas tanpa kawalan di depan gawang. 

Namun, sontekannya dari jarak dekat justru menyamping tipis di sisi gawang Josep Martinez. Kegagalan tersebut membuat skor tetap 0-0 dan memupus harapan Lariani untuk memberikan kejutan instan bagi tim tamu.

Eksperimen Chivu yang Berakhir Buntu

Di sisi lain, manajer Inter, Cristian Chivu, melakukan rotasi besar-besaran karena badai cedera yang menimpa kapten Lautaro Martinez dan Marcus Thuram. 

Tanpa dua pilar utamanya, Inter mencoba formasi baru dengan dua gelandang kreatif di belakang striker tunggal Francesco Pio Esposito.

Hasilnya? Bencana kreativitas. Inter hanya mampu melepaskan tiga tembakan spekulasi yang semuanya melenceng jauh. 

Penampilan defensif Como yang digalang oleh Diego Carlos dan Jacobo Ramon membuat Inter seperti menabrak tembok beton. Satu-satunya ancaman berarti bagi Inter datang dari Matteo Darmian yang umpan silangnya sempat membentur tiang gawang.

Baca juga: Chivu Akui Inter Kurang Kompetitif di Eropa, Sebut Bodo/Glimt Layak Lolos

Menanti Drama di San Siro

Dengan aturan gol tandang yang tidak lagi berlaku, hasil 0-0 ini membuat pertarungan leg kedua di San Siro bulan depan menjadi laga hidup-mati. 

Inter dipastikan akan tampil berbeda dengan kembalinya para bintang utama, sementara Como telah membuktikan bahwa mereka bukan sekadar pelengkap di fase semifinal ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!