Conte Masih Belum Puas Meski napoli Juara Supercoppa
Di tengah euforia perayaan gelar juara di Stadion Al-Awwal Park, Antonio Conte kembali menunjukkan sisi perfeksionisnya. Meski baru saja memimpin Napoli meraih kemenangan 2-0 atas Bologna untuk mengangkat trofi Supercoppa Italiana 2025 yang melengkapi kesuksesan Scudetto mereka, sang pelatih menegaskan bahwa timnya masih jauh dari kata sempurna.
Conte, yang dikenal dengan standar kedisiplinannya yang ekstrem, memperingatkan para pemain dan pendukung Partenopei agar tidak cepat puas. Baginya, satu atau dua trofi belum cukup untuk menyatakan Napoli telah menguasai sepak bola Italia secara absolut.
Napoli Bukan Raja Italia
Napoli tampil sangat dominan sepanjang kompetisi di Riyadh. Setelah melewati hadangan di semifinal, mereka tampil klinis di partai puncak lewat dua gol David Neres. Conte pun tidak segan memberikan pujian atas etos kerja anak asuhnya selama turnamen singkat ini berlangsung.
Baca juga: Napoli 2-0 Bologna: Brace Neres Segel Gelar Supercoppa Italiana 2025
“Para pemain pantas mendapatkan ucapan selamat atas penampilan luar biasa mereka di turnamen ini, baik melawan Milan (di semifinal) maupun Bologna,” kata Conte kepada Sport Mediaset.
“Mereka menunjukkan betapa mereka menginginkan trofi ini untuk para penggemar, dan kami juga akan merayakan Natal dengan meriah dengan trofi baru di lemari piala. Kami baru saja meraih Scudetto dan Supercoppa Italiana, mengalahkan tim-tim kuat seperti Inter, Milan, dan Bologna.”
Meskipun baru meraih trofi, Conte tidak menganggap timnya kini mendominasi sepak bola Italia di atas Inter dan Milan. “Tidak, saya merasa tidak pantas mengatakan itu sama sekali,” tegas Conte.
“Saya akan berbohong jika mengatakan itu. Kami memenangkan gelar musim lalu dengan skuad yang sangat terbatas, kami mendatangkan banyak pemain baru musim panas ini, dan karena itu sama sekali tidak siap untuk berada di posisi yang dominan.”
“Bahkan, jika Anda melihat klasemen Serie A, kita harus berusaha untuk tetap dekat dengan zona Liga Champions selama mungkin, karena ini akan menjadi tahun yang sangat sulit. Memprediksi empat besar akan sangat sulit.”
Proses yang Belum Usai
Bagi pelatih berusia 56 tahun ini, keberhasilan meraih Scudetto musim lalu dan Supercoppa musim ini hanyalah titik awal. Ia menyoroti beberapa aspek permainan yang menurutnya masih bisa ditingkatkan, terutama dalam hal konsistensi menjaga penguasaan bola dan transisi bertahan.
Conte menekankan bahwa sepak bola Italia sangat kompetitif, dan sedikit saja rasa puas diri bisa menjadi awal dari kehancuran.
Baca juga: Italiano Akui Ketangguhan Napoli usai Bologna Kalah di Final Supercoppa Italiana
“Dengan rendah hati, kita harus menyadari bahwa kerja keras adalah satu-satunya cara untuk naik peringkat. Saya tidak bisa mengatakan kita siap memimpin, karena kita bahkan belum mendekati kesiapan,” ucapnya.
Kemenangan di Riyadh ini memberikan Napoli trofi Supercoppa ketiga dalam sejarah mereka, namun bagi Conte, trofi yang paling penting adalah trofi berikutnya yang bisa ia menangkan dengan proses yang lebih matang lagi.