Italiano Akui Ketangguhan Napoli usai Bologna Kalah di Final Supercoppa Italiana
Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, menunjukkan sikap kesatria setelah timnya dipaksa menyerah 2-0 oleh Napoli dalam laga final Supercoppa Italiana 2025 di Stadion Al-Awwal Park. Meski gagal membawa pulang trofi, Italiano mengakui bahwa anak asuhnya kalah kelas dari performa luar biasa skuat asuhan Antonio Conte.
Usai pertandingan, pelatih berusia 48 tahun tersebut tampak tegar meskipun kekecewaan terpancar dari wajahnya. Ia memuji efektivitas Napoli yang mampu menghukum setiap kesalahan kecil yang dibuat oleh timnya.
Pengakuan Atas Level Napoli
Italiano tidak mencari alasan atas kekalahan tersebut. Baginya, Napoli tampil dengan standar yang sangat tinggi, sebuah level yang gagal dicapai oleh Bologna meski mereka telah berupaya maksimal sepanjang 90 menit.
“Kami mencoba melakukan segala yang kami bisa malam ini melawan tim yang tampil di atas ekspektasi,” kata Italiano kepada Sport Mediaset.
“Napoli menampilkan performa fantastis, kami memberikan segalanya, tetapi tidak mampu meningkatkan level permainan kami untuk menandingi mereka. Sayang sekali, tetapi pertandingan seperti inilah yang membantu tim untuk berkembang.”
Baca juga: Napoli 2-0 Bologna: Brace Neres Segel Gelar Supercoppa Italiana 2025
Mantan pelatih Fiorentina tersebut juga menyoroti bagaimana timnya sempat memberikan perlawanan, terutama melalui peluang dari Lewis Ferguson dan upaya Ciro Immobile di babak kedua, namun pertahanan Napoli terbukti terlalu kokoh.
Belajar dari Kekalahan di Riyadh
Kekalahan ini memang terasa pahit, mengingat Bologna tampil di final Supercoppa untuk pertama kalinya setelah menyingkirkan raksasa Inter Milan di semifinal. Namun, Italiano melihat sisi positif dari pengalaman berharga ini bagi perkembangan mentalitas para pemain Rossoblu.
Italiano juga memberikan kredit khusus kepada David Neres yang mencetak brace penentu kemenangan. Ia mengakui bahwa gol kedua Napoli, yang lahir dari kesalahan build-up timnya, adalah pukulan telak yang mengakhiri momentum Bologna.
“Sayang sekali, tapi kami kalah karena penampilan lawan yang benar-benar hebat. Mencapai Final memang tidak pernah mudah, kami akan terus memperbaiki kesalahan-kesalahan tersebut agar bisa lebih baik di masa depan,” lanjutnya.
Baca juga: Daftar Penguasa Supercoppa Italiana
“Kami masih mengikuti beberapa kompetisi berbeda dan tidak boleh lengah.”
Dengan berakhirnya petualangan di Riyadh, Vincenzo Italiano kini mengalihkan fokusnya kembali ke Serie A, di mana Bologna masih berjuang untuk mengamankan posisi di zona kompetisi Eropa. Meski tanpa trofi, perjalanan mereka di Supercoppa 2025 akan tetap diingat sebagai salah satu pencapaian paling berani dalam sejarah klub.