Rodri Jagokan Yamal Sabet Ballon d'Or di Masa Depan
Jenderal lapangan tengah Spanyol sekaligus peraih Ballon d'Or 2024, Rodri, memberikan dukungan penuh kepada rekan setimnya di tim nasional, Lamine Yamal, untuk merengkuh penghargaan individu tertinggi sepak bola tersebut di masa depan. Gelandang Manchester City itu menjuluki remaja milik Barcelona tersebut sebagai seorang "monster" yang merepresentasikan masa kini dan masa depan La Roja.
Berbicara kepada DAZN menjelang persiapan akhir Spanyol menghadapi Piala Dunia 2026, Rodri tidak pelit melontarkan pujian untuk pemain sayap berusia 18 tahun tersebut. Meskipun sorotan media global begitu masif tertuju pada sang wonderkid Catalan, Rodri menegaskan bahwa Yamal memiliki kematangan mental yang langka, yang kelak akan menuntunnya ke puncak tertinggi sepak bola dunia.
"Dia adalah Seorang Monster"
Lonjakan karier Yamal memang bisa dibilang bersejarah. Setelah sukses mengamankan gelar La Liga berturut-turut bersama Barcelona dan mencatatkan namanya dalam buku sejarah sebagai pemain termuda yang mencetak 10 gol di UEFA Champions League, pemain sayap muda ini telah bertransformasi dari sekadar talenta menjanjikan menjadi jimat kelas dunia yang sesungguhnya.
Bagi Rodri, yang mengungguli Vinícius Júnior dari Real Madrid untuk mengklaim Bola Emas pada tahun 2024, ini bukan lagi pertanyaan tentang apakah Yamal akan memenangkan penghargaan tersebut, melainkan kapan.
Baca juga: Spanyol Ditahan Imbang 1-1 oleh Irak Sebelum Bertolak ke Amerika Utara
"Dia sudah menjadi seorang bintang, tetapi dengan masa depan yang membentang di hadapannya, itu sangat mengesankan. Suatu hari nanti dia akan memenangkan Ballon d'Or, dia adalah seorang monster. Dia anak yang spektakuler,” kata Rodri.
Yamal di Balik Layar
Di luar kelihaiannya melakukan dribble, mencetak gol, dan mengemas assist di lapangan, Rodri menggunakan kesempatan wawancara ini untuk memberikan gambaran langka tentang karakter asli Yamal di balik layar. Ia menilai persepsi publik terhadap sang remaja terkadang sedikit terdistorsi oleh gembar-gembor di media sosial.
"Saya memiliki hubungan yang sangat baik dengannya. Orang-orang tidak mengenalnya dengan baik. Saya akan mendorong orang-orang untuk mengenalnya. Dia pria yang fantastis,” lanjutnya.
"Dia sangat dewasa. Dalam beberapa hal, dia memiliki citra yang agak menyimpang. Dia anak yang fantastis. Dia memiliki nilai-nilai yang luar biasa untuk usianya. Sangat fokus, sangat dewasa.
Baca juga: Fokus Piala Dunia, Rodri Tunda Pembicaraan Kontrak di Man City
"Jangan lupa dia berusia 18 tahun, sama seperti kita semua dulu. Saya senang karena dia tumbuh begitu pesat."
Babak Pembuka di Panggung Dunia
Pengakuan dari jenderal lini tengah Spanyol ini datang di momen yang sangat tepat. Setelah musim domestik yang luar biasa di mana ia mengemas 16 gol dan 12 asis di La Liga, Yamal saat ini sedang menyelesaikan proses pemulihan dari cedera ringan demi memastikan dirinya berada dalam kondisi puncak untuk penampilan perdananya di Piala Dunia FIFA.
Skuad asuhan Luis de la Fuente saat ini dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara dunia. Langkah impresif di panggung global musim panas ini bisa dengan mudah melemparkan nama Yamal ke barisan terdepan dalam perburuan Ballon d'Or berikutnya.
Spanyol akan memainkan laga uji coba terakhir mereka melawan Peru sebelum bertolak ke markas turnamen. Mereka dijadwalkan memulai babak grup melawan Tanjung Verde pada 15 Juni, disusul laga sengit melawan Arab Saudi dan Uruguay. Jika ramalan Rodri terbukti benar, musim panas di Amerika Utara ini mungkin akan menjadi babak pembuka resmi dari era emas Lamine Yamal.