Kamu bisa masuk kembali kapan saja.
Semua data dan riwayat kamu akan terhapus secara permanen.
Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi, menegaskan usahanya untuk mempertahankan gelandang muda berbakat asal Swedia, Lucas Bergvall, di London Utara.
Namun, pelatih asal Italia tersebut secara jujur menyatakan tidak dapat memberikan jaminan tempat di tim utama bagi pemain berusia 20 tahun itu di tengah berhembusnya rumor kepindahan pada bursa transfer musim panas ini.
Masa depan Bergvall di Tottenham menjadi spekulasi hangat setelah sejumlah media Inggris mengaitkan namanya dengan ketertarikan dari klub rival Premier League seperti Newcastle United dan Nottingham Forest.
Baca juga: Maddison Siap Tatap Revolusi Tottenham Bersama De Zerbi
Laporan menyebut sang pemain berhasrat mendapatkan menit bermain reguler di posisi double pivot setelah kedatangan amunisi mahal anyar di lini tengah Spurs.
"Saya selalu berusaha sangat jelas dengannya dan dengan Anda sekalian. Saya ingin dia tetap bertahan bersama kami,” kata De Zerbi.
“Menurut saya, dia memiliki potensi untuk menjadi pemain top. Namun, saya tidak ingin memaksa siapa pun untuk bertahan. Tottenham adalah klub besar, dan kami tidak dalam posisi harus membujuk siapa pun. Saya tidak bisa memberikan jaminan posisi di starting XI kepada pemain mana pun di dunia ini."
Pernyataan tersebut disampaikan De Zerbi usai pertandingan uji coba pramusim di Australia melawan Sydney FC, di mana Bergvall diturunkan sejak menit awal dalam laga yang akhirnya dimenangi Spurs lewat adu penalti.
Posisi Bergvall di skuad utama Spurs kian tertekan menyusul langkah agresif manajemen di bursa transfer. Tottenham menuntaskan perekrutan dua gelandang bernilai fantastis, yakni Sandro Tonali dari Newcastle United dan Mateus Fernandes dari West Ham United. Kehadiran dua pemain berharga mahal tersebut secara otomatis memperketat persaingan di sektor gelandang bertahan yang menjadi posisi favorit Bergvall.
Baca juga: Pecahkan Rekor Transfer, Van de Ven Tegaskan Ambisi Baru Spurs
De Zerbi menjelaskan bahwa untuk bersaing di papan atas Premier League dan menghadapi ketatnya jadwal kompetisi, sebuah klub top wajib memiliki kedalaman skuad dengan 21 hingga 22 pemain berkualitas setara. Ia menegaskan bahwa rotasi dan kompetisi internal adalah hal mutlak yang harus diterima oleh seluruh anggota tim.
"Dia menginginkan ruang dan ingin bermain dalam formasi double pivot," tambah De Zerbi.
"Untuk bermain sebagai gelandang tengah, terkadang untuk menyerang, terkadang untuk menjaga penguasaan bola, untuk mengalirkan bola lebih cepat. Dia harus meningkatkan kemampuannya."
Meski rumor kepindahan terus berembus, De Zerbi mengonfirmasi bahwa Bergvall belum menyatakan secara langsung kepadanya bahwa ia ingin meninggalkan klub. Pelatih yang dikenal dengan pendekatan taktik menyerang itu berencana menggelar diskusi khusus bersama sang pemain serta jajaran pimpinan klub guna menentukan langkah terbaik bagi semua pihak.
Bergvall, yang bergabung dengan Spurs pada 2024 dan mencatatkan 33 penampilan di semua kompetisi musim lalu, tetap menjadi bagian dari tur pramusim tim di Australia. Namun dengan bursa transfer yang masih terbuka, masa depan talenta muda Swedia ini dipastikan akan terus menjadi fokus perhatian hingga keputusan resmi diambil.