Drama, keringat, dan kelas individu kelas dunia menjadi bumbu utama saat sang pemegang rekor tujuh kali juara, Mesir, memastikan tempat di perempat final Piala Afrika (AFCON) 2025. Menghadapi Benin yang tampil tanpa rasa takut di Agadir, armada The Pharaohs dipaksa berjuang hingga menit ke-124 sebelum akhirnya mengunci kemenangan 3-1 yang melelahkan namun krusial.

Benin, yang dijuluki The Cheetahs, hampir saja menciptakan kejutan terbesar di turnamen ini. Disiplin dalam bertahan dan mematikan dalam serangan balik, tim asuhan Gernot Rohr ini membuat lini serang Mesir yang dipimpin Mohamed Salah frustrasi sepanjang babak pertama.

Kebuntuan Pecah dan Balasan Cepat

Setelah babak pertama yang berakhir tanpa gol, intensitas pertandingan meningkat drastis usai jeda. Mesir akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-69. Berawal dari penetrasi Mohamed Hany di sisi kanan, bola dialirkan ke arah Marwan Attia yang berdiri bebas di luar kotak penalti. Pemain Al Ahly ini melepaskan tembakan melengkung yang bersarang tepat di pojok gawang Marcel Dandjinou.

Baca juga: Piala Afrika 2025: Kamerun Bangkit Tundukkan Mozambik 2-1

Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Di saat Mesir mulai tampak nyaman, Benin membalas pada menit ke-83. Memanfaatkan kemelut di depan gawang akibat kesalahan antisipasi Mohamed El Shenawy, Jodel Dossou menyambar bola liar untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.

Dominasi di Babak Tambahan

Kematangan mental Mesir baru benar-benar teruji di fase perpanjangan waktu. Hanya tujuh menit memasuki babak pertama tambahan (menit ke-97), bek tengah Yasser Ibrahim membawa Mesir kembali unggul. Ia menyambut umpan silang akurat dari tendangan sudut pendek dengan sundulan melambung yang tidak mampu dijangkau Dandjinou.

Saat Benin mengerahkan seluruh pemainnya ke depan demi mencari gol penyeimbang di menit-menit akhir, sang kapten Mohamed Salah memberikan pukulan mematikan. Melalui sebuah serangan balik kilat di menit ke-120+4, Salah menggiring bola sendirian dari tengah lapangan sebelum dengan tenang menaklukkan kiper Benin. Gol tersebut tidak hanya menyegel kemenangan, tetapi juga menempatkan Salah dalam buku sejarah sebagai pencetak 10 gol di putaran final AFCON, menyamai rekor sang pelatih saat ini, Hossam Hassan.

Baca juga: Comeback Heroik Pantai Gading Bungkam Gabon 3-2

Kemenangan ini harus dibayar mahal oleh Mesir dengan cederanya bek kiri Mohamed Hamdy yang harus ditandu keluar lapangan di penghujung babak pertama. Meski demikian, langkah Mesir menuju gelar kedelapan tetap terjaga. Mereka kini menanti pemenang antara sang juara bertahan Pantai Gading atau Burkina Faso yang akan bertanding malam ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!