Tim nasional Kamerun menunjukkan karakter pantang menyerah khas Indomitable Lions dalam laga terakhir Grup F Piala Afrika 2025. Sempat dikejutkan oleh gol cepat lawan, Kamerun berhasil membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Mozambik di Stadion Adrar, Kamis dini hari WIB.

Hasil ini menempatkan Kamerun di posisi runner-up klasemen akhir Grup F dengan tujuh poin. Meski memiliki poin yang sama dengan Pantai Gading, Kamerun kalah dalam selisih gol, namun tetap melaju dengan kepala tegak ke babak 16 besar.

Kejutan Mambas dan Respon Cepat

Pertandingan dimulai dengan intensitas tinggi, di mana Mozambik yang dijuluki The Mambas tampil sangat berani. Pada menit ke-23, bintang muda mereka, Geny Catamo, melepaskan tembakan melengkung indah dari luar kotak penalti yang gagal dihalau Devis Epassy. 

Gol ini sempat membuat tribun Stadion Adrar terdiam, mengingat Kamerun lebih diunggulkan secara materi pemain.

Baca juga: Comeback Heroik Pantai Gading Bungkam Gabon 3-2

Namun, keunggulan Mozambik tidak bertahan lama. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Bryan Mbeumo dan kawan-kawan memaksa barisan pertahanan lawan melakukan kesalahan. 

Hanya lima menit berselang, tepatnya di menit ke-28, bek Mozambik, Nene, secara tidak sengaja memasukkan bola ke gawangnya sendiri saat mencoba menghalau kemelut di depan gawang. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Kofane Jadi Pahlawan Kemenangan

Memasuki babak kedua, pelatih Kamerun, David Pagou, melakukan perubahan strategi dengan menarik keluar Mbeumo dan Carlos Baleba untuk menghindari risiko akumulasi kartu. Keputusan ini terbukti jitu ketika lini serang Kamerun justru tampil lebih dinamis.

Momen penentu terjadi di menit ke-55. Bintang muda Bayer Leverkusen, Christian Kofane, menunjukkan mengapa ia dianggap sebagai masa depan sepak bola Kamerun. Memanfaatkan umpan terobosan cerdik, pemain berusia 19 tahun itu melepaskan tembakan keras kaki kanan yang membentur mistar gawang sebelum memantul masuk ke dalam gawang.

Baca juga: Aljazair Hancurkan Guinea Khatulistiwa 3-1 dan Sapu Bersih Grup E

Mozambik berusaha keras mencari gol penyeimbang di sisa waktu pertandingan melalui aksi Stanley Ratifo dan Domingues, namun kedisiplinan barisan pertahanan Kamerun yang dipimpin Nouhou Tolo memastikan skor 2-1 tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Meskipun kalah, Mozambik tetap berhak melaju ke fase gugur sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik, sebuah pencapaian bersejarah bagi mereka. Sementara itu, Kamerun kini harus bersiap menghadapi tantangan yang lebih berat melawan Afrika Selatan di babak sistem gugur.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!