Gantikan Zlatko Dalić, Slaven Bilić Kembali Jadi Pelatih Kroasia
Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) resmi mengumumkan penunjukan Slaven Bilić sebagai pelatih kepala tim nasional senior yang baru. Mantan manajer West Ham United berusia 57 tahun tersebut kembali ke kursi kepelatihan Vatreni untuk menggantikan posisi Zlatko Dalić, yang memutuskan mundur setelah petualangan Kroasia di Piala Dunia 2026 terhenti di babak 32 besar.
Keputusan HNS memilih Bilić diambil secara aklamasi oleh dewan eksekutif klub. Bagi Bilić, ini adalah periode keduanya memimpin takhta kepelatihan negaranya sendiri setelah sempat menukangi Luka Modrić dan kolega selama enam tahun pada medio 2006 hingga 2012 silam. Penunjukan ini menandai akhir dari masa istirahat Bilić dari dunia manajerial sejak terakhir kali menangani klub Liga Pro Saudi, Al-Fateh, pada tahun 2024.
Misi Berat Melanjutkan Warisan Emas Dalić
Bilić memikul ekspektasi raksasa di pundaknya. Ia datang untuk menggantikan Zlatko Dalić, sosok yang disebut-sebut sebagai pelatih tersukses dalam sejarah sepak bola Kroasia.
Selama sembilan tahun masa baktinya, Dalić berhasil menyulap negara kecil di kawasan Balkan ini menjadi kekuatan menakutkan dunia, puncaknya dengan menjadi runner-up Piala Dunia 2018 di Rusia dan merengkuh tempat ketiga di Qatar 2022.
Baca juga: Portugal Singkirkan Kroasia 2-1 Lewat Gol Telat dan Drama VAR
Namun, siklus emas tersebut menemui titik nadir di turnamen Piala Dunia tahun ini setelah Kroasia dipaksa angkat koper lebih cepat akibat kekalahan 2-1 dari Portugal di babak gugur pertama.
Evaluasi total tersebut berujung pada mundurnya Dalić, yang merasa bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi Kroasia untuk memulai lembaran baru dengan energi yang segar.
“Ini adalah kehormatan terbesar yang dapat diterima oleh pelatih Kroasia mana pun. Saya sepenuhnya menyadari ekspektasi tinggi setelah era luar biasa di bawah Zlatko Dalić, tetapi siapa pun yang melatih Kroasia harus siap menghadapi hal itu,” kata Bilić.
“Kita adalah negara sepak bola yang hidup untuk tim nasionalnya. Saya sangat percaya pada para pemain yang kita miliki, dan merupakan tanggung jawab saya untuk membawa energi, ambisi, dan tekad untuk memastikan Kroasia tetap berada di antara elit sepak bola.
“Saya benar-benar bersemangat menghadapi tantangan ini dan merasa sepenuhnya siap—sebagai pelatih yang lebih dewasa dan berpengalaman daripada saya pada tahun 2006, tetapi dengan motivasi dan keinginan yang sama untuk menjadikan Kroasia tim yang kuat, berani, dan sukses.
Teka-Teki Luka Modrić dan Target Euro 2028
Fokus utama Bilić dalam jangka pendek adalah mempersiapkan tim menghadapi kualifikasi Euro 2028. Salah satu pertanyaan besar yang langsung dihadapi sang pelatih baru dalam jumpa pers pertamanya adalah mengenai masa depan kapten legendaris mereka, Luka Modrić, yang akan menginjak usia 41 tahun pada September mendatang.
Baca juga: Gol Tunggal Budimir Jaga Asa Kroasia usai Menang 1-0, Panama Tersingkir
Bilić menegaskan bahwa pintu tim nasional akan selalu terbuka lebar bagi sang maestro lapangan tengah jika ia memilih untuk terus bermain. Menurut Bilić, pengaruh Modrić di dalam ruang ganti jauh lebih besar daripada sekadar statusnya sebagai pemain terbaik yang pernah dimiliki Kroasia.
Dengan rekam jejak kepelatihan yang kaya di berbagai liga top Eropam, termasuk West Ham United, West Bromwich Albion, hingga Beşiktaş, Bilić diharapkan mampu melakukan transisi skuad dengan mulus tanpa menurunkan standar tinggi yang sudah telanjur melekat pada generasi sepak bola Kroasia modern.