Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, membuat langkah strategis yang menarik perhatian publik pada Kamis (6/11), dengan memanggil gelandang petarung, N'Golo Kanté, dan penyerang serba bisa, Randal Kolo Muani, untuk dua laga pamungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Keputusan ini menegaskan niat Deschamps untuk mengandalkan pengalaman dan energi di momen krusial saat Les Bleus berusaha mengunci tiket ke Piala Dunia 2026 di Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko.

Kembalinya Jantung Lini Tengah

Absennya Kanté dari skuad dalam beberapa waktu terakhir selalu menjadi topik hangat di Prancis, terutama setelah ia mengalami masalah cedera berulang. Namun, performa prima sang juara dunia 2018 itu bersama klubnya di Arab Saudi baru-baru ini telah meyakinkan Deschamps bahwa waktunya telah tiba untuk kembali ke tim nasional.

Gelandang Real Madrid Aurelien Tchouameni, yang absen dalam panggilan timnas bulan lalu karena skorsing, juga absen setelah klubnya mengumumkan bahwa ia mengalami cedera hamstring.

Baca juga: Prancis Ditahan Imbang Islandia 2-2, Rekor Sempurna Terhenti

Untuk mengisi kekosongan di lini tengah, Deschamps memanggil kembali Kante yang kini membela Al-Ittihad, yang terakhir kali bermain untuk Prancis pada November 2024 dalam pertandingan Nations League melawan Israel, di mana ia menjadi kapten tim.

"Dia kembali ke performa terbaiknya, dilihat dari pertandingan-pertandingan yang saya lihat. Dia punya status dan pengalaman. Ketika saya memanggilnya, itu untuk memainkan peran penting," kata Deschamps.

Kembalinya Kanté diharapkan dapat menstabilkan lini tengah Prancis, yang sempat kehilangan sedikit agresivitas dan pertahanan di beberapa pertandingan terakhir, meskipun telah diisi oleh talenta-talenta muda lainnya seperti Eduardo Camavinga dan Manu Koné.

Kolo Muani Mendapat Kepercayaan Lagi

Di lini serang, kembalinya Randal Kolo Muani menandai kesempatan bagi runner-up Piala Dunia 2022 tersebut untuk kembali ke performa terbaiknya di level internasional. Penyerang Tottenham Hotspur ini sempat absen dalam dua pemanggilan terakhir menyusul awal musim yang kurang efisien di klub barunya.

Deschamps menjelaskan bahwa pemanggilan Kolo Muani kali ini juga terbantu oleh absennya penyerang Inter Milan, Marcus Thuram, yang baru pulih dari cedera minggu ini.

Baca juga: Saliba: Prancis Tak Takut Argentina dan Spanyol, Kami Ingin Balas Dendam

"Meskipun ia belum maksimal dalam hal efisiensi, ia selalu membawa etos kerja dan keserbagunaan yang luar biasa—kemampuan untuk bermain di posisi yang berbeda," kata Deschamps. "Setelah ia kembali fit sepenuhnya, masuk akal untuk memanggilnya kembali."

Misi Mengunci Tiket

Prancis saat ini memimpin Grup D Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan 10 poin dari empat pertandingan. Mereka akan menjamu Ukraina di Parc des Princes pada 14 November, sebelum bertandang ke Azerbaijan tiga hari kemudian.

Les Bleus berpotensi memastikan kualifikasi mereka ke turnamen akbar tersebut dengan satu kemenangan saja atas Ukraina pada pertandingan pekan depan, sebuah skenario yang pasti ingin diwujudkan Deschamps dengan skuad yang diperkuat oleh veteran dan striker yang mencari penebusan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!