De La Fuente Puji Kedewasaan Performa Yamal Kontra Portugal

De La Fuente Puji Kedewasaan Performa Yamal Kontra Portugal
7/07/2026 - 17:09 WIB
24

Pelatih tim nasional Spanyol, Luis de la Fuente, langsung melayangkan pujian setinggi langit untuk Lamine Yamal usai membungkam Portugal 1-0 di babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa (7/7) dini hari WIB. De la Fuente menegaskan bahwa performa disiplin winger berusia 18 tahun tersebut merupakan salah satu penampilan paling krusial dan kunci bagi perkembangan kariernya saat membawa sang juara Eropa melaju ke babak perempat final.

Meskipun gol telat Mikel Merino di menit ke-91 yang memastikan kemenangan dramatis La Roja di Stadion Dallas, De la Fuente justru memilih untuk menyoroti kontribusi taktis yang luar biasa dari Yamal di atas lapangan.

"Bagi saya, Lamine telah memainkan salah satu pertandingan terpenting dalam hidupnya," kata de la Fuente. "Terlepas dari apakah dia bermain cemerlang atau tidak, bagi saya ini adalah salah satu pertandingan yang akan membantunya berkembang paling pesat."

Menaklukkan Tekanan di Panggung Dunia

Perjalanan Yamal di turnamen ini sejatinya tidak mudah akibat sempat dibekap cedera hamstring. Namun, setelah perlahan kembali menemukan performa terbaiknya di fase grup, laga knockout melawan Portugal, yang diperkuat megabintang gaek Cristiano Ronaldo, menjadi ujian mental terbesar bagi sang remaja Barcelona.

Baca juga: Portugal 0-1 Spanyol: Gol Tunggal Merino Singkirkan Ronaldo dkk

Bukannya sekadar pamer operan atau drible cepat seperti di Euro 2024, Yamal justru menunjukkan kedewasaan bermain dengan rajin membantu pertahanan dan memecah konsentrasi lini belakang lawan. Ia mencatatkan tiga tembakan berbahaya, memaksa kiper Diogo Costa melakukan dua penyelamatan krusial, sekaligus konstan menebar ancaman dari sisi sayap.

"Lamine melakukan pekerjaan yang spektakuler. Dia berkorban untuk tim, dia membela tim. Ketika dia menguasai bola, dia selalu menciptakan keraguan dan ketidakpastian bagi lawan. Dia menimbulkan banyak rasa takut," tambah de la Fuente.

"Kita masih membutuhkan Lamine di Piala Dunia ini, untuk terus berkembang dan memberikan penampilan seperti ini.”

Pertahanan Baja La Roja Berlanjut

Kemenangan tipis namun krusial ini mengantarkan Spanyol mengunci tiket perempat final Piala Dunia pertama mereka sejak era emas tahun 2010 silam di Afrika Selatan. Kunci dari kesuksesan ini tidak lepas dari kokohnya tembok pertahanan yang digalang Pau Cubarsí dan Aymeric Laporte yang belum kebobolan satu gol pun sejak turnamen dimulai.

Baca juga: De La Fuente Beri Peringatan Keras Meski Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia

Dengan kepastian lolos ke babak delapan besar, Spanyol kini tinggal menunggu pemenang antara duel Amerika Serikat melawan Belgia. Siapa pun lawannya nanti, De la Fuente sadar tantangan yang membentang di depan akan jauh lebih masif.

"Lawan mana pun di perempat final pasti tim yang tangguh. Siapa pun yang datang berikutnya, tantangannya jelas akan jauh lebih besar dari apa yang kami hadapi sejauh ini," pungkasnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...