Spurs Pecahkan Rekor Transfer, Rekrut Tonali dari Newcastle Seharga £100 Juta
Tottenham Hotspur secara resmi mengonfirmasi kedatangan gelandang Italia, Sandro Tonali, dari Newcastle United pada hari Senin, 6 Juli 2026. Kesepakatan bernilai £100 juta ini tidak hanya memecahkan rekor transfer klub, tetapi juga menjadi sinyal agresif The Lilywhites untuk melakukan perombakan besar-besaran di bawah kepemimpinan manajer Roberto De Zerbi.
Langkah berani ini diambil hanya berselang lima hari setelah Tottenham memecahkan rekor transfer mereka sebelumnya untuk mendatangkan Mateus Fernandes dari West Ham. Setelah nyaris terdegradasi pada hari terakhir musim 2025–26, Spurs menunjukkan keseriusan luar biasa untuk membangun ulang skuad agar tidak lagi terjerumus ke zona papan bawah.
Visi De Zerbi Menjadi Kunci
Tonali, yang kini berusia 26 tahun, memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya selama tiga tahun di St James' Park. Meskipun sempat diminati oleh beberapa klub elite Eropa lainnya, ia mengungkapkan bahwa visi yang dipaparkan oleh Roberto De Zerbi menjadi faktor penentu keputusannya.
Baca juga: Tottenham Pecahkan Rekor Transfer Klub demi Mateus Fernandes
Dalam sesi perkenalan, Tonali mengaku bahwa percakapan mendalam selama dua jam dengan sang pelatih membuatnya yakin untuk segera menerima pinangan Tottenham.
"Saya sangat senang berada di sini. Saat saya tiba di Klub hari ini, rasanya fantastis. Orang-orang bilang ada empat atau lima klub - ternyata hanya satu,” kata Tonali, dilansir dari situs resmi klub.
“Saya berbicara dengan Pelatih Kepala selama hampir dua jam tentang Klub, para penggemar, stadion, dan sepak bola kami. Rasanya seperti sihir karena saya langsung tahu bahwa saya harus bergabung dengan Tottenham. Saya sudah beberapa kali bermain melawan Tottenham dan selalu menemukan atmosfer yang luar biasa yang diciptakan oleh para penggemar yang hebat. Saya tidak sabar untuk memulai musim ini."
Bagi De Zerbi, yang mengambil alih kursi kepelatihan di masa kritis musim lalu, kehadiran Tonali merupakan dukungan nyata dari manajemen klub. Kedekatan profesional antara De Zerbi dan Tonali yang sudah terjalin sejak mereka bekerja sama di Brescia membuat sang manajer sangat percaya bahwa gelandang asal Italia tersebut adalah sosok vital untuk menjadi fondasi baru di lini tengah Tottenham.
"Sandro adalah pemain istimewa dan rekrutan hebat untuk klub kami,” ujar De Zerbi. “Saya telah mengikutinya sejak lama, sejak ia menimba ilmu di akademi klub kampung halaman saya, Brescia, dan saya sangat senang bisa bekerja sama dengannya sekarang.
“Mengingat kualitasnya, ada banyak minat pada Sandro musim panas ini. Namun, ia sangat jelas dalam keinginannya untuk bergabung dengan Tottenham, dan saya tahu para penggemar kami akan menyukai apa yang ia berikan kepada tim."
Belanja Besar-besaran Tottenham
Kesepakatan ini melibatkan pembayaran awal sebesar £92,5 juta, dengan tambahan klausul performa yang membuat nilai total transfer mencapai angka £100 juta.
Selain Tonali dan Fernandes, Tottenham juga telah memperkuat lini pertahanan mereka dengan mendatangkan Jan Paul van Hecke, Marco Senesi, serta bek kiri berpengalaman Andy Robertson.
Baca juga: Tottenham Sepakati Transfer £52 Juta untuk Van Hecke dari Brighton
Ini adalah kali kedua dalam kurun waktu seminggu Spurs memecahkan rekor transfer mereka setelah menyelesaikan pembelian Mateus Fernandes dari West Ham senilai £85 juta pada hari Selasa.
Spurs kini telah melampaui rekor pengeluaran mereka sebelumnya dalam satu jendela transfer, yaitu £225 juta yang dikeluarkan pada musim panas 2023, dengan total pengeluaran £185 juta untuk Fernandes dan Tonali yang menjadikan total pengeluaran mereka menjadi £237 juta untuk jendela transfer kali ini.
Di sisi lain, bagi Newcastle United, penjualan ini menghasilkan keuntungan finansial yang signifikan. Meskipun harus kehilangan sosok kunci yang berjasa memenangkan Carabao Cup pada 2025, Newcastle sudah bergerak cepat dengan menginvestasikan kembali dana tersebut untuk mendatangkan pemain sayap Bazoumana Touré.
Kehadiran Tonali kini memberikan harapan baru bagi pendukung Tottenham bahwa klub mereka akan kembali bersaing di papan atas Premier League, jauh dari ancaman degradasi yang membayangi mereka di musim sebelumnya.