Juara dunia MotoGP 2021, Fabio Quartararo, akhirnya buka suara mengenai keputusan besarnya untuk meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan tim pabrikan Honda HRC mulai musim 2027. Pembalap asal Prancis berusia 27 tahun itu menegaskan bahwa kepindahannya dipicu oleh kombinasi antara hasrat mendapatkan paket motor yang lebih kompetitif serta kebutuhan mendesak akan suasana baru setelah delapan tahun membela pabrikan Iwata.  

Kepindahan Quartararo menandai salah satu manuver paling dramatis di bursa pembalap MotoGP jelang perombakan besar-besaran regulasi teknis 850cc yang akan dimulai pada 2027.  

Cari Udara Segar dan Amunisi Pemenang

Bicara untuk pertama kalinya sejak pengumuman resminya, El Diablo mengakui bahwa hubungan panjangnya bersama Yamaha merupakan babak karier yang sangat berharga. 

Namun, stagnasi performa M1 dalam beberapa musim terakhir membuatnya merasa telah mencapai titik di mana perubahan radikal menjadi satu-satunya jalan untuk kembali bertarung di papan atas.  

“Saya telah menghabiskan seluruh karier MotoGP saya bersama Yamaha. Tentu saja, saya sangat bahagia dan bersyukur atas kebersamaan dengan Yamaha,” kata Quartararo, dilansir dari Motorsport.com.

Baca juga: Martin Tolak Pikirkan Gelar Juara Dunia Meski Raih Podium di Mugello

“Namun, bagi saya, ini adalah saat yang tepat untuk pindah. Saya membutuhkan suasana baru, orang-orang baru, dan proyek baru. Saya butuh perubahan dalam segala hal, baik dari sisi mental maupun paket motornya.”

“Saya berharap Honda bisa menghadirkan motor yang kompetitif. Namun tentu saja, ini adalah babak yang berakhir bersama Yamaha. Kami telah menghabiskan delapan tahun [bersama]. Tahun-tahun awal terasa lebih baik dibandingkan tahun-tahun terakhir.

“Tapi saya merasa senang, karena kami sudah menjalin komunikasi dengan berbagai tim sejak tahun lalu dan pengumumannya baru dilakukan sekitar dua minggu yang lalu. Jadi, saya sangat senang bisa bergabung dengan Honda dan menantikannya.”

Ujung Tombak Proyek Kebangkitan Honda di Era 850cc

Langkah Quartararo berpindah ke Repsol Honda (HRC) menempatkannya sebagai sosok sentral dalam proyek pemulihan raksasa manufaktur Jepang tersebut. 

Baca juga: Alex Marquez Menangkan GP Spanyol, Hentikan Dominasi Bezzecchi

Bergulirnya regulasi baru pada 2027, yang mencakup penurunan kapasitas mesin menjadi 850cc, pengurangan komponen aerodinamis, serta pembaruan perangkat elektronik, memberikan reset total bagi seluruh pabrikan.  

Honda dinilai sukses meyakinkan Quartararo bahwa komitmen finansial, keteknikan, serta restrukturisasi internal HRC berada di jalur yang tepat untuk memimpin era baru tersebut. Bersama talenta muda David Alonso yang juga telah diamankan HRC, kedatangan Quartararo menjadi sinyal paling tegas bahwa Honda siap merebut kembali dominasi puncak kelas para raja.  

“Kami mengadakan banyak pertemuan dengan berbagai tim, dan bersama Honda, pertanyaan saya terjawab dengan sangat baik; itulah sebabnya saya ingin bergabung dengan mereka,” tutupnya.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!