Masa bulan madu yang sulit di Juventus tidak menyurutkan optimisme Luciano Spalletti. Pelatih yang baru ditunjuk itu, yang menggantikan Igor Tudor, menegaskan bahwa meskipun ia menghadapi awal musim 2025/2026 yang penuh gejolak di Turin, ia sangat yakin bahwa kualitas skuad Bianconeri pada akhirnya akan bersinar dan mengangkat mereka kembali ke puncak Serie A.

Spalletti, yang tiba setelah sempat memenangkan Scudetto bersama Napoli dan melatih tim nasional Italia, hanya mampu mengumpulkan satu kemenangan dari tiga pertandingan pertamanya di semua kompetisi (1 menang, 2 seri). Saat ini, Juventus terdampar di posisi keenam klasemen Serie A setelah 11 pertandingan, tertinggal lima poin dari pemimpin Inter Milan.

Jebakan Keraguan Kualitas

Salah satu masalah utama Juventus adalah lini serang mereka. Dengan hanya mencetak 14 gol, tujuh lebih sedikit dari yang mereka raih pada periode yang sama musim lalu, daya gedor tim menjadi sorotan. Namun, Spalletti menolak membiarkan momen buruk memengaruhi kepercayaan diri para pemainnya.

"Kami memiliki kualitas, dan kami harus memulai dari sini," ujar Spalletti kepada pers menjelang pertandingan penting melawan Fiorentina. 

Baca juga: John Elkann Tuntut Luciano Spalletti Bawa Juventus Kembali ke Puncak

"Kita seharusnya tidak terpengaruh oleh momen-momen buruk karena kita mungkin meragukan kualitas kita, dan kita harus menggunakannya pada saat-saat tertentu dalam permainan."

Spalletti, yang dikenal dengan filosofi kolektif yang menekankan koordinasi dan penguasaan bola, sedang bekerja keras untuk menanamkan pemahaman taktisnya kepada skuad. Ia mengakui bahwa Juventus perlu meningkatkan kecepatan dalam mengalirkan bola untuk membuka pertahanan lawan.

"Ini adalah kerja tim sebagai unit. Apa yang harus dilakukan pada momen permainan yang mana. Sulit untuk dilakukan, dan kami sebagian besar sedang mengusahakannya," tambahnya,

Tantangan Lawan Fiorentina

Namun, Spalletti tidak mengharapkan sambutan hangat di Stadio Artemio Franchi, setelah menghadapi Fiorentina 26 kali saat menangani tujuh tim berbeda di Serie A, di mana ia berhasil 12 kali menang, 10 kali seri, dan empat kali kalah.

Baca juga: Giorgio Chiellini Ungkap Sisi Lembut Luciano Spalletti

"Saya mengenal lingkungannya dengan baik karena saya telah menghabiskan bertahun-tahun di sana. Saya akan menerima setiap situasi karena saya pernah berada di sana," tambah Spalletti.

"Saya akan memasuki lapangan sebagai pelatih Juventus dan akan menerima segalanya. Karena cinta pada olahraga ini, kami harus menunjukkan yang terbaik dari diri kami, bukan yang terburuk. Saya selalu menghormati semua orang.”

"Saya merasa tenang menjadi pelatih Juventus dan berada di stadion Fiorentina, dan saya mengharapkan pertandingan yang hebat dari para pemain saya. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami."

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!