Bek legendaris Juventus dan Italia, Giorgio Chiellini, telah memberikan wawasan unik dan menyentuh mengenai gaya kepelatihan Luciano Spalletti, yang kini menangani Bianconeri. Berbicara di Social Football Summit di Turin pada hari Rabu (19/11/2025), Chiellini, yang kini menjabat sebagai Direktur Strategi Sepak Bola Juventus, mengungkapkan bahwa Spalletti adalah sosok yang sangat membutuhkan kedekatan emosional, bahkan dengan staf di klub.

Namun, yang lebih mengejutkan, Chiellini juga mengungkap permintaan tak terduga dari Spalletti saat sang pelatih berada di kursi panas Tim Nasional Italia, dengan meminta sang bek veteran itu untuk memimpin rapat teknis para pemain bertahan.

Pelukan Tulus untuk Semua Orang

Chiellini terkesan dengan ketulusan dan spontanitas pelatih berusia 66 tahun itu. Spalletti, yang dikenal dengan gaya melatih yang intens, ternyata memiliki sisi yang sangat lembut.

"Dia memeluk semua orang; dia perlu membagi kasih sayangnya," ujar Chiellini, merujuk pada Spalletti. 

Baca juga: John Elkann Tuntut Luciano Spalletti Bawa Juventus Kembali ke Puncak

"Dia melakukannya dengan siapa pun; dia melakukannya secara spontan dan tulus. Ketika saya memperkenalkannya kepada seorang wanita yang membantu kami di kafetaria, dia meletakkan apa yang dia pegang dan memeluknya."

Cerita ini menyoroti bahwa Spalletti, yang baru mengambil alih Juventus setelah kepergian Igor Tudor, membawa filosofi humanis yang memprioritaskan hubungan emosional yang hangat, berbeda dari citra pelatih Italia yang seringkali terlihat kaku dan dingin.

Mantan Kapten di Papan Taktik Azzurri

Pengakuan paling menarik dari Chiellini terkait perannya dalam tubuh Azzurri di era Spalletti. Meskipun Chiellini telah pensiun dari tugas internasional, Spalletti memanggilnya untuk memberikan masukan langsung kepada para bek Italia.

"Secara pribadi, apa yang mengejutkan saya adalah ketika dia datang ke Amerika bersama tim nasional, dan saya berada di Amerika Serikat. Saya memutuskan untuk menemuinya, dan dia bertanya apakah saya mau mengadakan pertemuan teknis dengan para bek," ungkap Chiellini.

Pertemuan tersebut melibatkan tujuh atau delapan pemain bertahan Italia, di depan layar, meninjau pertandingan yang baru saja dimainkan melawan Venezuela.

Baca juga: Spalletti Ungkap Alasan Terima Pinangan Juventus dan Targetkan Raih Scudetto

Permintaan ini menunjukkan betapa besar rasa hormat Spalletti terhadap pengalaman dan kepemimpinan Chiellini. 

Dengan melibatkan mantan kapten pemenang Euro 2020 itu dalam proses pengambilan keputusan taktis, Spalletti tidak hanya memanfaatkan pengetahuan Chiellini yang mendalam tentang pertahanan Italia, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada para pemain muda tentang pentingnya warisan dan kualitas kepemimpinan.

Di tengah masa transisi di Juventus dan perjuangan Italia untuk mengamankan tempat di putaran final Piala Dunia, pendekatan Spalletti yang unik, menggabungkan kehangatan emosional dengan tuntutan taktis yang tinggi, terbukti menjadi elemen kunci untuk membangun kembali mentalitas juara yang sangat dibutuhkan.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!