Kemarahan besar menyelimuti kubu Napoli usai kekalahan tipis 1-2 dari Atalanta di New Balance Arena. Direktur Olahraga Napoli, Giovanni Manna, tidak mampu menahan amarahnya dan mengecam keras keputusan wasit yang menganulir gol krusial timnya, menyebut proses pengambilan keputusan tersebut sebagai sesuatu yang absurd dan memalukan.

Insiden yang memicu kontroversi ini terjadi saat skor masih imbang, sebelum Lazar Samardzic mencetak gol kemenangan bagi tuan rumah. Napoli merasa mereka dirampok dari peluang untuk memimpin laga ketika gol yang dicetak melalui skema serangan balik cepat dibatalkan karena pelanggaran yang dianggap sangat minim dalam proses terjadinya gol.

Protes Keras Terhadap Kinerja Wasit

Manna berang dan fokus utamanya adalah ketidakkonsistenan penggunaan teknologi bantuan wasit (VAR).

Manna menambahkan bahwa keputusan tersebut mengubah arah pertandingan sepenuhnya. Menurutnya, jika gol tersebut disahkan, Napoli akan memiliki momentum besar untuk membawa pulang poin penuh dari markas La Dea.

Baca juga: Samardzic Jadi Pahlawan, Comeback Atalanta Benamkan Napoli di Bergamo

“Mustahil untuk mengomentari ini. Penalti kami dibatalkan, tetapi setelah babak kedua dimulai, wasit meniup peluit dan tidak ada kontak, tidak ada pelanggaran, tidak ada pemeriksaan VAR, gol tersebut dibatalkan, ini memalukan?” kata Manna kepada DAZN Italia.

“Di mana pelanggarannya? VAR memutuskan dia melakukan pelanggaran pada penalti, mengapa tidak pada gol ini? Ini memalukan! Kami mencoba untuk bersikap baik dan ramah, kami tidak mengeluh karena insiden dapat saling menyeimbangkan. Kami mengalami masalah di Turin dan Verona, kami tidak mengatakan apa pun, tetapi ini memalukan.

“Kami di sini berjuang untuk mendapatkan tempat di Liga Champions dan kami melihat gol dibatalkan tanpa alasan.”

Ketegangan Berlanjut

Ketidakpuasan Manna mencerminkan rasa frustrasi yang dirasakan seluruh skuad asuhan Antonio Conte. Para pemain Napoli sempat melakukan protes panjang di lapangan saat wasit mengonfirmasi pembatalan gol, namun keputusan tetap tidak berubah.

Kekalahan ini terasa semakin menyakitkan karena Napoli kini berhasil disamai oleh AS Roma di peringkat ketiga klasemen Serie A. Manna menegaskan bahwa klub menuntut penjelasan resmi dari komisi wasit terkait insiden tersebut.

“Harus ada refleksi, karena setiap minggu ada klub yang berdemonstrasi di sini tentang keputusan-keputusan tersebut,” lanjut Manna.

“Yang kami inginkan hanyalah apa yang benar, apa yang menjadi hak kami, tetapi ini tidak benar, dan ini bukan sepak bola. Ini memalukan, saya tidak punya kata-kata lagi.”

Baca juga: Conte Berang Soal Wasit dan Badai Cedera Warnai Gugurnya Napoli di Coppa Italia

Kronologi Kontroversi di Bergamo

Napoli unggul 1-0 berkat sundulan Sam Beukema, tetapi yang lebih penting, mereka merasa memiliki dua peluang besar untuk memperbesar keunggulan tersebut.

Pertama, penalti diberikan karena Isak Hien bertabrakan dengan Rasmus Hojlund, tetapi kemudian dibatalkan oleh tinjauan VAR. Selanjutnya, wasit tidak turun tangan ketika pelanggaran ringan diberikan kepada Hojlund terhadap Hien yang berujung pada gol Miguel Gutierrez.

Sebaliknya, Atalanta membalikkan keadaan di menit akhir pertandingan dengan sundulan dari Mario Pasalic dan Lazar Samardzic.

“Soal penalti, jika wasit memberikan penalti itu dan kemudian VAR memanggilnya untuk mengatakan tidak ada cukup kontak, lalu mengapa VAR tidak memanggilnya untuk penalti kedua juga?,” ujarnya.

“Mungkin hanya Chiffi yang melihatnya, tidak ada pengecekan VAR. Ini tidak masuk akal. Luar biasa. Ini sudah musim yang sulit bagi kami, kami datang ke Bergamo dalam kondisi seperti ini, dan kami melihat gol yang sah dianulir. Ini paradoks.”

Dampak Bagi Napoli

Kekalahan ini membuat Napoli gagal menjaga jarak aman dalam perburuan zona Liga Champions. 

“Dari tribun penonton, saya berasumsi bola sudah keluar lapangan, karena tidak ada hal lain di sana. Kalaupun ada, Hien sedang menempel pada Hojlund,” ucap Manna

“Jika memang tidak ada apa-apa di sana, ini bukan soal subjektif atau objektif. Kami tidak suka dipermalukan. Kami bekerja keras, kami berjuang, dan ini tidak dapat diterima.”

Napoli kini harus segera mengalihkan fokus mereka untuk laga berikutnya, namun bayang-bayang keputusan di Bergamo dipastikan akan menjadi bahan pembicaraan hangat di media Italia sepanjang pekan ini.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!