Juventus Menang Mudah 3-0 di Kandang Sassuolo
Juventus terus menunjukkan taringnya dalam perburuan gelar Serie A musim 2025-2026. Bertandang ke markas Sassuolo di Mapei Stadium, Rabu (7/1/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Luciano Spalletti tampil tanpa cela dan pulang dengan kemenangan telak 3-0.
Hasil ini tidak hanya mengamankan posisi mereka di empat besar klasemen sementara, tetapi juga menjadi pernyataan tegas bagi para pesaingnya bahwa Si Nyonya Besar telah kembali ke bentuk performa terbaiknya.
Gol Bunuh Diri dan Kontrol Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, Juventus langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan tinggi yang diterapkan lini tengah Bianconeri membuat Sassuolo kesulitan mengembangkan permainan.
Baca juga: Spalletti Minta Lebih dari Juventus usai Menang Tipis atas 10 Pemain Bologna
Kebuntuan pecah pada menit ke-16 setelah Tarik Muharemovic salah mengantisipasi umpan silang deras dari Pierre Kalulu, yang justru membuat bola bersarang ke gawangnya sendiri.
Meskipun unggul 1-0, Juventus tidak mengendurkan serangan. Namun, disiplinnya lini belakang Sassuolo yang dipimpin oleh bek asal Indonesia, Jay Idzes, sempat membuat barisan depan Juve frustrasi hingga babak pertama berakhir.
Pesta Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Juventus menaikkan tempo permainan. Hasilnya terlihat pada menit ke-62 saat Fabio Miretti melepaskan tembakan melengkung yang cantik ke pojok atas gawang Wladimiro Falcone setelah menerima sodoran dari Jonathan David.
Hanya berselang satu menit, tepatnya di menit ke-63, petaka kembali menghampiri tuan rumah. Berawal dari kesalahan koordinasi di lini belakang Sassuolo, David berhasil merebut bola dan dengan dingin menaklukkan kiper lawan dalam situasi satu lawan satu. Gol tersebut praktis menutup perlawanan Sassuolo dan memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu.
Baca juga: Juventus Taklukkan Bologna 1-0 Lewat Gol Tunggal Cabal
Menjaga Asa Scudetto
Kemenangan ini membawa Juventus mengoleksi 36 poin di posisi keempat dan terus menempel ketat Inter Milan di puncak klasemen. Dominasi yang ditunjukkan di Reggio Emilia menjadi modal berharga bagi Spalletti sebelum menghadapi laga krusial melawan Cremonese akhir pekan depan.
Di sisi lain, kekalahan ini membuat Sassuolo harus waspada karena mereka masih tertahan di posisi ke-11 dengan 23 poin.