AC Milan harus menunggu hingga detik-detik terakhir untuk memastikan pulang dengan tiga poin penuh dari markas Cremonese pada Minggu malam. Dalam laga pekan ke-27 Serie A 2025-26 yang berlangsung di Stadion Giovanni Zini, Rossoneri berhasil menang dengan skor 2-0 berkat dua gol di masa injury time.

Kemenangan ini menjadi pembalasan manis bagi skuad asuhan Massimiliano Allegri setelah secara mengejutkan kalah dari lawan yang sama di San Siro pada paruh pertama musim. Hasil ini juga sangat krusial bagi Milan untuk menjaga asa di empat besar sekaligus memberikan modal mental yang kuat menjelang laga Derby della Madonnina pekan depan.

Tembok Emil Audero Hampir Runtuh

Sepanjang 89 menit, pertandingan ini tampak akan berakhir dengan skor kacamata. Cremonese, yang sedang berjuang menghindari zona degradasi, tampil luar biasa disiplin di bawah arahan Davide Nicola. 

Baca juga: Landucci Pasang Badan, Sebut Milan Tak Beruntung usai Kalah dari Parma

Kiper keturunan Indonesia, Emil Audero, berkali-kali menggagalkan peluang emas dari Rafael Leão dan Christian Pulisic. Milan sempat frustrasi karena dominasi penguasaan bola mereka selalu mentah di tangan pertahanan rapat Grigiorossi. 

Namun, pergantian taktis Allegri di babak kedua yang memasukkan tenaga baru di lini tengah mulai memberikan tekanan yang tak tertahankan bagi tuan rumah di fase akhir laga.

Pavlović dan Leão Jadi Pahlawan

Kebuntuan akhirnya pecah tepat pada menit ke-90. Berawal dari situasi bola mati, bek jangkung Strahinja Pavlović naik membantu serangan dan berhasil menyundul bola masuk ke gawang Audero setelah memanfaatkan skema cantik dari tendangan sudut. 

Gol tersebut meruntuhkan mentalitas bertahan Cremonese yang sudah terjaga sepanjang laga.

Empat menit berselang, tepatnya di menit ke-90+4, Rafael Leão mengunci kemenangan lewat serangan balik cepat.

Christopher Nkunku mengawali serangan tersebut dengan menusuk ke area berbahaya, sebelum menyodorkan bola kepada Leão yang melepaskan bola ke gawang kosong. Gol tersebut merupakan gol ke-9 Leão di Serie A musim ini, menjadikannya pemain tersubur di skuad Milan.

Baca juga: Sundulan Troilo Bawa Parma Pecundangi AC Milan 1-0 di San Siro

Menatap Derby della Madonnina

Pasca laga, Rafael Leão menegaskan bahwa fokus tim kini beralih sepenuhnya ke rival sekota, Inter Milan. 

Dengan selisih poin yang masih cukup jauh dari puncak klasemen (10 poin), Milan menyadari bahwa setiap pertandingan kini merupakan laga hidup atau mati demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.

Kemenangan di Cremona ini setidaknya memberikan ketenangan bagi Allegri. Meski sempat kesulitan membongkar pertahanan lawan, kemampuan Milan untuk tetap tenang dan mencetak gol di menit-menit krusial menunjukkan kedewasaan mental yang dibutuhkan untuk menghadapi sisa musim yang berat.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!