Chivu Tak Pusingkan Hasil Imbang Inter Lawan Napoli
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, memberikan apresiasi tinggi terhadap intensitas yang ditunjukkan oleh anak asuhnya dan juga sang lawan, Napoli, setelah duel papan atas Serie A berakhir dengan skor imbang 2-2 di San Siro, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang berlangsung dengan tempo tinggi, gol-gol dari Federico Dimarco dan eksekusi penalti Hakan Çalhanoglu untuk Inter berhasil dibalas dua kali oleh gelandang asal Skotlandia, Scott McTominay. Hasil ini membuat Nerazzurri tetap bertahan di puncak klasemen, meski jarak dengan para pengejar semakin menipis.
Dua Tim Kuat, Satu Hasil Adil
Berbicara kepada media usai laga, Chivu yang menggantikan Simone Inzaghi sejak musim panas 2025, merasa puas dengan mentalitas yang ditampilkan di lapangan. Baginya, pertandingan ini merupakan cerminan dari standar tinggi sepak bola Italia saat ini.
“Saya melihat dua tim kuat yang melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini,” kata Chivu kepada DAZN Italia.
“Ada penyesalan karena kami dua kali unggul dan tidak menang, tetapi tidak pernah mudah ketika Anda menghadapi lawan yang kuat. Penyesalannya adalah kami mungkin tidak tetap tenang untuk membawa pulang hasil yang baik, tetapi Napoli pantas mendapat pujian karena tidak pernah menyerah dan terus berjuang hingga akhir untuk meraih hasil imbang dan bahkan mencoba untuk menang.”
Baca juga: Inter 2-2 Napoli: Brace McTominay Gagalkan Kemenangan Nerazzurri
Ketatnya Perburuan Scudetto
Hasil imbang ini semakin memanaskan persaingan di papan atas. Chivu memperingatkan bahwa perburuan gelar juara musim 2025/2026 tidak akan hanya menjadi urusan dua atau tiga tim saja.
Chivu menegaskan bahwa konsistensi akan menjadi kunci utama hingga akhir musim.
“Saya rasa ada empat atau lima tim yang bersaing memperebutkan gelar ini, saya bahkan tidak tahu berapa selisih poinnya, hanya saja kami, Napoli, Bologna, dan Milan semuanya memiliki satu pertandingan tunda. Kita semua tahu ini akan menjadi pertarungan hingga akhir,” tegas Chivu.
Baca juga: Dimarco dan Thuram Bawa Inter Menang 2-0 di Kandang Parma
Jalannya Drama di San Siro
Laga dimulai dengan dominasi Inter yang membuahkan hasil lewat tendangan voli keras Federico Dimarco. Namun, Napoli asuhan Antonio Conte, yang harus menerima kartu merah karena protes keras di pinggir lapangan, menunjukkan daya juang luar biasa.
Scott McTominay menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Inter dengan dua golnya, salah satunya memanfaatkan kemelut di depan gawang Yann Sommer. Inter sempat memimpin kembali melalui penalti tenang Çalhanoglu, namun kegigihan Napoli akhirnya memaksa poin dibagi dua.
Dengan hasil ini, fokus Inter kini beralih ke laga tengah pekan di Liga Champions melawan Arsenal, sebelum kembali berjuang mempertahankan posisi puncak Serie A pekan depan.