Tuntut Tim Lapar Kemenangan, Alonso Beri Ultimatum untuk Chelsea

Tuntut Tim Lapar Kemenangan, Alonso Beri Ultimatum untuk Chelsea
14/07/2026 - 14:36 WIB
19

Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, langsung menuntut skuadnya untuk segera menemukan kembali "rasa lapar dan gairah bertanding." Berbicara dalam konferensi pers resmi pertamanya di Stamford Bridge, mantan bos Bayer Leverkusen dan Real Madrid tersebut menegaskan bahwa bakat taktis tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya keinginan kolektif untuk berkembang setiap hari.

Pesan menohok dari pelatih asal Spanyol ini disampaikan menjelang musim debutnya yang berat di Premier League. Mewarisi skuad yang terlempar ke peringkat ke-10 musim lalu, sehingga absen sepenuhnya dari kompetisi Eropa, Alonso memilih untuk melupakan masa lalu, namun menaikkan standar kedisiplinan di seluruh elemen klub.

Mulai dari Titik Nol

Alonso, yang resmi memimpin sejak 1 Juli dengan kontrak empat tahun, tidak membuang waktu untuk membenahi mentalitas rapuh yang membayangi The Blues sepanjang musim 2025/26 yang bergejolak.

Baca juga: Man Utd Resmi Gelontorkan £50 Juta untuk Datangkan Andrey Santos Dari Chelsea

“Ya, saya yakin, dan saya sudah merasakan bahwa mereka ingin menjalani musim yang baik, terutama setelah tahun lalu, [tetapi sekarang] kita mulai dari nol. Dengan beberapa wajah baru, dari staf hingga manajer,” kata Alonso.

“Mereka sangat antusias dengan apa yang kita lakukan; Anda dapat melihat bahwa energinya bagus, dan antusiasmenya ada.

“Kita perlu mempersiapkan diri dengan baik; waktunya ada, dan saya katakan sangat penting bagi kita untuk membangun mentalitas yang tepat untuk bersaing. Kita membangun dasar-dasar yang tepat, hal-hal penting yang tepat setiap hari, agar siap untuk akhir pekan.”

Pemenang Piala Dunia tersebut menekankan bahwa kualitas teknik saja tidak akan cukup untuk bertahan di kerasnya kompetisi sepak bola Inggris.

“Kita perlu memiliki rasa lapar, gairah untuk permainan ini, keinginan untuk berkembang; kita akan memasuki Premier League, liga yang sangat kompetitif, jadi kita perlu sangat bertekad,” tegasnya.

Baca juga: Kenapa Enzo Maresca Dipecat Chelsea?

“Kita perlu benar-benar bertekad dalam detailnya, benar-benar kuat dalam dasar-dasar permainan kita, bagaimana kita ingin bermain. Kita akan punya waktu untuk itu, tetapi ini adalah pilar terpenting dalam permainan kita.”

Evaluasi Taktis, Bukan Perombakan Total

Meski Chelsea dikenal kerap bergonta-ganti manajer dalam beberapa musim terakhir, Alonso tampil tenang dan terukur di ruang pers Stamford Bridge. Walau pihak klub mulai aktif di bursa transfer dengan mendatangkan bek kanan Marco Palestra dan penyerang sayap Geovany Quenda, Alonso menilai skuad yang ada saat ini hanya butuh pembenahan struktur, bukan perombakan darurat.

“Tahun lalu, beberapa hal terjadi. Saya yakin kita bisa berbuat jauh lebih baik, mengubah beberapa hal, memperbarui dan memperkuat beberapa posisi,” jelas Alonso.

“Jika kita mendapatkan keseimbangan yang tepat dan keputusan yang tepat, kita bisa menjalani musim yang baik. Saya optimis dan sangat percaya akan hal itu. Saya rasa kita tidak perlu mengubah semuanya. Ini tentang mengubah beberapa hal dan itu bisa berhasil.”

Baca juga: Everton Resmi Permanenkan Penyerang Muda Chelsea Tyrique George

Lebih lanjut, sang manajer mengonfirmasi bahwa ia telah melakukan pembicaraan positif dengan jenderal lini tengah Enzo Fernández di tengah rumor transfer yang beredar, dan menegaskan bahwa sang pemain berkomitmen untuk bertahan. Ia juga mengaku terkesan dengan motivasi tinggi Cole Palmer di sesi latihan awal untuk bangkit setelah sempat diganggu masalah kebugaran musim lalu.

Standar Tinggi untuk Seluruh Elemen Klub

Menolak label sebagai pelatih yang diktator, pelatih berusia 44 tahun ini memperjelas bahwa tanggung jawab profesional adalah harga mati. Chelsea sempat memecahkan rekor buruk klub musim lalu dengan catatan 11 kartu merah, sebuah indikasi jelas dari rapuhnya disiplin taktik dan emosi pemain.

"Saya bukan seorang jenderal, tetapi saya adalah seorang profesional, dan saya tahu apa saja yang diperlukan untuk menjadi profesional yang baik," pungkas Alonso. "Itulah standar yang kami inginkan untuk seluruh elemen di dalam klub ini, bukan hanya untuk tim di lapangan."

Waktu yang akan menjawab apakah reputasi elite Alonso mampu menyembuhkan krisis identitas Chelsea. Namun, pesan dari pusat latihan Cobham sudah sangat jelas: siapa pun yang tidak bisa mengimbangi rasa lapar sang manajer akan segera tersingkir.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!

Related News

0 Komentar
Lihat Komentar Lainnya
Ads
Loading...
Tunggu Sebentar...