Drama lima gol mewarnai kekalahan mengejutkan Tottenham Hotspur di markas Bournemouth dalam lanjutan Premier League pekan ke-21, Rabu (7/1) malam waktu setempat. Gol telat Antoine Semenyo pada masa injury time memastikan The Cherries menang 3-2, sekaligus memperpanjang krisis hasil yang dialami skuad asuhan Thomas Frank.

Kekalahan ini membuat posisi Tottenham melorot ke peringkat 14 klasemen sementara, hanya unggul satu poin dari Bournemouth yang merangkak naik ke posisi 15. Bagi Spurs, hasil ini menjadi pukulan telak di tengah upaya mereka untuk kembali ke papan atas.

Awal Sempurna yang Sirna

Pertandingan sebenarnya dimulai dengan sangat baik bagi tim tamu. Baru lima menit laga berjalan, penyerang muda Mathys Tel membawa Spurs unggul 1-0 melalui tembakan kaki kanan yang akurat ke pojok bawah gawang. Namun, kegembiraan publik London Utara tidak bertahan lama.

Baca juga: Gol Brobbey Paksa Spurs Hasil Imbang Lawan Sunderland 1-1

Bournemouth merespons dengan cepat pada menit ke-22. Evanilson berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan tajam setelah menerima umpan silang matang dari Marcus Tavernier. 

Momentum beralih ke tuan rumah, dan di menit ke-36, penyerang remaja Eli Junior Kroupi membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah memanfaatkan umpan tarik Marcos Senesi di dalam kotak penalti.

Salto Palhinha dan Drama Menit Akhir

Memasuki babak kedua, Tottenham meningkatkan intensitas serangan. Meski sempat frustrasi dengan tinjauan VAR yang membatalkan potensi penalti, gol penyeimbang yang dinanti akhirnya lahir di menit ke-78 melalui momen ajaib.

Gelandang João Palhinha melepaskan tembakan salto spektakuler menyambut bola liar hasil sepak pojok. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi Spurs untuk setidaknya membawa pulang satu poin dari Vitality Stadium.

Namun, skenario pertandingan berkata lain. Di menit ke-90+5, Antoine Semenyo, yang dikabarkan akan segera pindah ke Manchester City pekan ini, memberikan kado perpisahan terindah bagi pendukung Bournemouth. 

Baca juga: Iraola Tepis Isu Kepergian Semenyo, "Ini Bukan Laga Perpisahan"

Penyerang asal Ghana yang juga tengah merayakan ulang tahunnya ke-26 itu melepaskan tendangan rendah dari luar kotak penalti yang bersarang telak di gawang Guglielmo Vicario, memastikan kemenangan 3-2 bagi tuan rumah.

Masa Depan Thomas Frank dalam Tanya

Kekalahan ini membuat tekanan pada manajer Thomas Frank semakin meningkat. Absennya sejumlah pilar seperti James Maddison dan Dominic Solanke memang terasa nyata, namun rapuhnya lini pertahanan Spurs yang kebobolan gol di menit-menit krusial kembali menjadi sorotan tajam para kritikus.

Bagi Bournemouth, kemenangan ini bukan sekadar tiga poin biasa; ini adalah akhir dari tren negatif 11 pertandingan tanpa kemenangan mereka, sekaligus pembuktian bahwa mereka mampu bersaing meski harus kehilangan bintang utama mereka dalam waktu dekat.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!