Rosenior Akui Absennya Enzo Fernández Rusak Peluang Chelsea Lawan City
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui bahwa keputusan klub untuk menskors Enzo Fernández selama dua pertandingan "mungkin" telah merugikan peluang timnya saat dilumat Manchester City 3-0 di Stamford Bridge, Minggu sore.
Kekalahan telak ini menjadi pukulan telak bagi ambisi The Blues untuk menembus empat besar. Hasil tersebut membuat Chelsea kini terpaku di peringkat keenam, tertinggal empat poin dari zona kualifikasi Liga Champions dengan kompetisi yang menyisakan enam pertandingan.
Dampak Absennya Fernandes
Enzo Fernández terpaksa menyaksikan pertandingan dari tribun setelah dijatuhi sanksi internal oleh klub.
Skorsing ini merupakan buntut dari komentar pemain asal Argentina tersebut saat jeda internasional, di mana ia secara terbuka menyatakan kekagumannya pada Real Madrid dan mengungkapkan penyesalannya atas kepergian mantan manajer Enzo Maresca.
Baca juga: Harapan Juara Kembali Membara usai Man City Bungkam Chelsea 3-0
Tanpa kehadiran pemenang Piala Dunia tersebut di lini tengah, Chelsea tampak kesulitan mengimbangi ritme permainan City, terutama di babak kedua yang menentukan.
"Mungkin," kata Rosenior. "Mungkin, jika dilihat dari sudut pandang masa lalu, kita bisa melihat semuanya dengan lebih jelas. Enzo adalah pemain top dan dia memiliki karakter yang hebat, dan saya berharap dia kembali minggu depan.”
Runtuhnya Ketahanan di Babak Kedua
Chelsea sebenarnya mampu mengimbangi sang juara bertahan di babak pertama, bahkan sempat mencetak gol melalui Marc Cucurella sebelum dianulir VAR karena offside. Namun, setelah gol pembuka Nico O'Reilly di menit ke-51, struktur permainan Chelsea seolah runtuh.
Gol tambahan dari Marc Guehi dan Jeremy Doku memastikan City pulang dengan poin penuh, sekaligus memberikan kekalahan liga ketiga berturut-turut bagi armada Rosenior.
"Saat ini kami masih berpeluang lolos ke Liga Champions," ujar Rosenior. "Dan kami masih memiliki kesempatan untuk memenangkan Piala FA.
"Tetapi saya perlu menang saat ini. Ini adalah klub sepak bola yang besar. Ketika saya pertama kali datang, saya tidak pernah meminta banyak waktu karena saya memahami klub ini. Saya memahami tradisi dan sejarah klub ini."
Baca juga: Masalah Jantung Paksa Oscar Pensiun di Usia 34 Tahun
Jalan Menuju Reintegrasi
Meski mengakui dampak negatif dari hukuman tersebut, Rosenior menegaskan bahwa situasi Enzo kini telah teratasi. Sang gelandang dilaporkan telah melakukan pembicaraan dengan grup kepemimpinan pemain, sebuah hambatan yang sebelumnya sempat disinggung Rosenior sebelum laga.
"Terkadang Anda membuat keputusan bukan berdasarkan jangka pendek, Anda membuat keputusan berdasarkan apa yang ingin Anda lihat dalam jangka panjang,” tegas Rosenior.
"Dan itu adalah keputusan jangka panjang yang saya, para direktur, dan klub sepakati bersama kelompok kepemimpinan pemain untuk memastikan bahwa nilai-nilai dan budaya kami dalam jangka panjang berada di tempat yang tepat.
"Tetapi Enzo telah melakukan percakapan yang perlu dia lakukan. Dia sangat luar biasa dalam beberapa hari terakhir dalam mendukung saya dan tim, dan saya tidak sabar untuk menyambutnya kembali ke dalam skuad."
Dengan kembalinya Enzo untuk laga krusial berikutnya, Rosenior berharap Chelsea dapat segera bangkit. Namun, dengan jarak empat poin dari zona Liga Champions dan tekanan dari suporter yang mulai menyuarakan ketidakpuasan, tugas Rosenior di sisa musim ini dipastikan tidak akan mudah.