Ollie Watkins Kirim Pesan Tegas ke Thomas Tuchel Usai Villa Bantai Bologna
Ollie Watkins kembali membuktikan mengapa dirinya adalah salah satu juru gedor paling mematikan di tanah Inggris. Namun, di balik senyum perayaan tiket semifinal Liga Europa, tersimpan ambisi membara dari seorang penyerang yang merasa punya urusan yang belum selesai dengan seragam the Three Lions.
Setelah mencetak dua gol di leg pertama di Italia, Watkins kembali mencatatkan namanya di papan skor saat Aston Villa menggulung Bologna 4-0 (agregat 7-1) pada Jumat dini hari tadi. Gol tersebut bukan sekadar angka; itu adalah gol ke-100 Watkins untuk klub, sebuah pencapaian monumental yang menjadikannya pemain Villa pertama yang mencapai angka tersebut sejak Peter McParland 66 tahun silam.
Kekecewaan yang Menjadi Motivasi
Meski tampil impresif di level klub, nama Watkins secara mengejutkan absen dari skuad terbaru timnas Inggris yang diracik Thomas Tuchel.
Baca juga: Watkins Cetak Gol ke-100, Aston Villa Melaju Mulus ke Semifinal Liga Europa
Sang manajer lebih memilih memanggil kembali Dominic Calvert-Lewin dan Dominic Solanke, sebuah keputusan yang memicu perdebatan hangat di kalangan pengamat sepak bola.
Ketika ditanya bagaimana ia bisa kembali ke timnas Inggris, pemain berusia 30 tahun itu mengatakan kepada TNT Sports, "Terus mencetak gol.”
“Hanya itu yang bisa saya lakukan. Saya kecewa tidak masuk dalam skuad sebelumnya, tetapi ya, saya bisa memahami alasan Tuchel tidak memilih saya.”
Namun, alih-alih meratapi nasib, penyerang berusia 30 tahun itu memilih untuk menyalurkan energinya ke dalam permainan.
“Saya hanya perlu membuktikan kemampuan saya di lapangan dan terus tampil baik, lalu mencetak gol sebanyak mungkin di akhir musim,” tambahnya.
Mengejar Rekor Premier League
Selain ambisi internasional, Watkins kini tengah membidik tonggak sejarah di kompetisi domestik. Mantan striker Brentford, Watkins, melampaui angka 100 gol untuk Villa dengan golnya melawan Bologna, yang merupakan gol ke-13-nya musim ini di semua kompetisi.
Meski bukan musim terbaiknya di depan gawang, tetapi dia bertekad untuk menyelesaikan musim dengan mendekati 100 gol Premier League.
"Ini adalah tonggak sejarah yang ingin dicapai semua orang, setiap striker ingin mencapainya, mencetak 100 gol," tambahnya.
"Saya pikir selanjutnya bagi saya adalah 100 gol Premier League, itulah yang saya incar dan itu pasti bisa dicapai. Ini adalah tonggak sejarah yang luar biasa."
Watkins hanya kurang 16 gol untuk mencapai seratus gol di liga, setelah mencetak 84 gol dalam 215 pertandingan sejak bergabung dengan Villa pada tahun 2020.
Baca juga: Italiano Sebut Bologna Melebihi Ekspektasi Meski Kalah Telak Lawan Aston Villa
Dominasi Villa di Eropa
Kemenangan telak atas Bologna memastikan Villa akan menghadapi Nottingham Forest di babak semifinal, sebuah duel sesama tim Premier League yang menjanjikan.
Dengan Watkins yang tengah berada dalam bentuk permainan terbaiknya, pendukung The Villans mulai berani memimpikan trofi Eropa pertama mereka sejak era kejayaan 1980-an.