Dalam laga yang akan dikenang karena sepuluh menit terakhir yang penuh kekacauan, Manchester City menjaga asa juara Premier League mereka tetap hidup. Lewat kemenangan comeback 2-1 yang mendebarkan atas Liverpool di Anfield, skuat asuhan Pep Guardiola membuktikan mengapa mereka tak boleh dicoret dari perburuan gelar.

Penalti Erling Haaland pada menit ke-93 menjadi pukulan telak bagi tuan rumah, membawa City memangkas jarak menjadi enam poin dari pemuncak klasemen, Arsenal, dalam musim 2025-26 yang kian memanas.

Kebuntuan yang Pecah di Kop End

Selama lebih dari satu jam, pertandingan berakhir tanpa gol. City mendominasi penguasaan bola di babak pertama dan Haaland beberapa kali menyulitkan lini belakang Liverpool serta sundulan Abdukodir Khusanov yang belum menemui target. 

Baca juga: Pembuktian di Anfield: Slot Siap Tunjukkan Wajah Baru Liverpool Saat Jamu Man City

Intensitas meningkat setelah turun minum saat anak asuh Arne Slot mulai menemukan ritme dan menekan City hingga melakukan beberapa kesalahan sendiri. Hugo Ekitike dan Mohamed Salah kini menjadi ancaman di lini belakang City.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-74 melalui proses yang spektakuler. Dominik Szoboszlai mengambil eksekusi tendangan bebas dari jarak jauh dan melepaskan tembakan melengkung yang menghujam tiang dalam gawang sebelum masuk. Gianluigi Donnarumma tak berdaya, dan tribun The Kop meledak dalam kegembiraan.

Mentalitas Juara City

Menghadapi hasil yang bisa saja mengakhiri pertahanan gelar mereka, City merespons dengan ketenangan luar biasa. 

Dipimpin oleh kapten Bernardo Silva, tim tamu mulai mengepung pertahanan Liverpool. Hasilnya terlihat pada menit ke-84. Haaland memenangi duel udara untuk menyundul bola ke arah lari Silva, yang dengan tenang menyontek bola melewati Alisson Becker untuk menyamakan kedudukan.

Namun, drama sesungguhnya baru saja dimulai.

Drama Menit Akhir

Memasuki masa injury time, Matheus Nunes dijatuhkan oleh terjangan Alisson di kotak terlarang. 

Erling Haaland, yang sepanjang laga tampak frustrasi karena pengawalan ketat, maju sebagai eksekutor. Dengan dingin, ia mengarahkan bola ke sudut bawah gawang, membungkam ribuan suporter tuan rumah.

Laga belum berakhir di sana. Liverpool mengerahkan segalanya, termasuk Alisson yang maju saat tendangan sudut. 

Baca juga: Pep Guardiola Desak EFL Izinkan Marc Guehi Tampil di Final Carabao Cup

Dalam sebuah serangan balik kilat, bola bergulir menuju gawang kosong Liverpool hasil operan dari Rayan Cherki. Haaland dan Szoboszlai terlibat perebutan fisik yang sengit sebelum bola melewati garis gawang.

Setelah tinjauan VAR yang panjang, gol ketiga City dianulir karena pelanggaran Haaland terlebih dahulu. Namun, wasit secara mengejutkan memberikan kartu merah langsung kepada Szoboszlai karena pelanggaran awal terhadap Haaland yang dianggap menggagalkan peluang bersih mencetak gol.

Posisi di Klasemen

Kemenangan ini menandai pertama kalinya City menyapu bersih kemenangan kandang-tandang atas Liverpool sejak musim 1936-37. 

Bagi Liverpool, kekalahan ini membuat mereka tertahan di posisi keenam, terpaut lima poin dari empat besar.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!