Striker andalan Arsenal, Viktor Gyökeres, mengungkapkan bahwa sebuah pertemuan tim yang menjadi kunci di balik kemenangan telak 4-1 atas Tottenham Hotspur, Minggu (22/2) kemarin. Kemenangan ini sekaligus menghapus memori kelam hasil imbang yang menyesakkan di markas Wolves pada tengah pekan sebelumnya.

Arsenal sempat dihujani kritik tajam setelah membuang keunggulan dua gol di Molineux Stadium dan harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan tim juru kunci, Wolverhampton Wanderers. Namun, respons yang ditunjukkan pasukan Mikel Arteta di markas rival bebuyutan mereka membuktikan bahwa mentalitas juara mereka tetap kokoh.

Titik Balik di Ruang Ganti

Gyökeres, yang mencetak dua gol dalam pembantaian di Stadion Tottenham Hotspur, mengakui bahwa suasana setelah laga melawan Wolves sangatlah berat. 

Ia mengungkapkan bahwa skuad Arsenal mengadakan diskusi internal yang cukup panas untuk meluapkan rasa frustrasi mereka.

Baca juga: Eze dan Gyokeres Cetak Brace, Arsenal Hancurkan Spurs 4-1

Declan Rice mengatakan telah terjadi obrolan serius di antara para pemain setelah pertandingan di Molineux yang berlangsung panas. Gyökeres mengungkapkan bahwa ketika mereka berkumpul kembali untuk pertemuan tim reguler pada hari Jumat, banyak yang masih memiliki hal-hal yang ingin mereka ungkapkan.

“Sebagian besar dari kami berbicara,” kata Gyökeres. “Terkadang penting untuk mengatakan apa yang Anda rasakan dan mengungkapkannya dalam kelompok.”

“Semua orang dapat mengenali bagaimana perasaan orang yang berbeda pada saat itu dan Anda mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang perasaan tersebut. Ketika Anda berbicara secara terbuka dalam kelompok seperti itu, saya pikir Anda akan lebih dekat satu sama lain.”

Diskusi tersebut kabarnya dipimpin oleh para pemain senior dan manajer Mikel Arteta, yang sebelumnya mengakui merasa marah dan malu atas keruntuhan timnya di menit-menit akhir laga melawan Wolves.

Dominasi di Markas Rival

Hasil dari kejujuran tersebut terlihat jelas di lapangan. Arsenal tampil dengan intensitas berbeda sejak menit pertama. 

Eberechi Eze membuka keunggulan sebelum Tottenham sempat menyamakan kedudukan lewat Randal Kolo Muani. Namun, babak kedua sepenuhnya menjadi milik tim tamu.

Viktor Gyökeres mengembalikan keunggulan Arsenal hanya dua menit setelah babak kedua dimulai, memanfaatkan umpan cerdik Jurriën Timber. 

Eze kemudian menambah pundi-pundi golnya sebelum Gyökeres menutup pesta gol melalui serangan balik cepat di masa injury time.

Gyökeres diminta untuk menjelaskan lebih lanjut tentang kejujuran yang blak-blakan dalam pertemuan pada hari Jumat itu. “Jika Anda tidak jujur, sulit untuk berkembang. Saya pikir hal terpenting adalah bersikap jujur,” katanya. “Jadi, ya, itu obrolan yang bagus.”

Baca juga: Arteta Puji Keberanian Arsenal Taklukkan Teror London Utara

Ambisi Gelar yang Kembali Membara

Kemenangan ini membawa Arsenal kembali unggul lima poin atas Manchester City di puncak klasemen Premier League, meski City masih menyimpan satu tabungan pertandingan. 

Bagi Gyökeres, performa dominan dalam Derbi London Utara ini adalah pesan kepada para pesaing bahwa Arsenal telah belajar dari kesalahan mereka.

“Saya suka mencetak gol, tidak peduli siapa lawannya, tetapi, tentu saja, dalam pertandingan seperti ini selalu menyenangkan untuk mencetak gol,” ujar Gyökeres.

“Apakah ini pertandingan terbaik saya untuk Arsenal? Ya. Ada beberapa perebutan bola, tetapi saya pikir ketika saya terlibat seperti yang saya lakukan dan mendapatkan bola di sekitar kotak penalti, peluang… maka lebih mudah untuk menunjukkan kualitas saya dan mampu mencetak gol.”

Setelah melewati ujian mental di Tottenham, Arsenal kini akan menikmati istirahat tengah pekan pertama mereka dalam dua bulan terakhir sebelum bersiap menjamu Chelsea di Emirates Stadium akhir pekan mendatang.

Buat kamu yang gak mau ketinggalan berita-berita menarik serta trivia unik seputar olahraga dari mulai sepak bola, basket, hingga MotoGP, yuk gabung channel Whatsapp official Yuk Sports DI SINI!